
40 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan narasumber akademisi Nandang, dan aktivis kepemudaan Yuri Yusdiana.
Ketua pelaksana dialog kebangsaan, Ilham Adi Maulana, menyampaikan panitia mengundang perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, siswa kelas 3 dari berbagai sekolah tingkat menengah, dan organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan di Kota Bekasi.
Dialog kebangsaan ini diharapkan agar dapat meningkatkan kesadaran bagi masyarakat. “Khususnya para pemilih pemula dapat berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi Pemilu 2019, turut serta dalam upaya menumbuhkembangkan sikap dan mental nasionalisme yang patriotis di kalangan remaja dan pemuda, salah satunya dengan cara tidak golput padapesta demokrasi Pemilu 2019,” kata Ilham.
KLIK : Tiga Orang Caleg Dicoret KPU Kota Bekasi
Ketua Umum DPP LABAH FOX-NAVI, Lukman Hakim, menyampaikan dialog kebangsaan ini bentuk partisipasi aktif LABAH FOX-NAVI sebagai organisasi yang memiliki tugas tanggung jawab memberikan berbagai aktifitas kegiatan sosialisasi hukum.
Guna terwujudnya kesadaran dan tanggung jawab hukum masyarakat dikhususkan bagi para generasi muda yang merupakan kelompok kategori pemilih pemula atau pemilih muda dalam pelaksanaan Pemilu 2019 dapat menggunakan hak pilihnya tanpa bersikap golput.
“Ini merupakan momentum penting, berharga dan bersejarah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak disia-siakan begitu saja, dalam bentuk tidak memanfaatkan dan menggunakan haknya sebagai warga negara dengan baik dan benar dalam memilih para calon-calon pemimpin bangsa dan negara kita,” jelasnya.
Lukman menambahkan, dikaji secara mendalam sesungguhnya sikap dan tindakan golput dapat dimaknai sebagai suatu sikap dan tindakan yang menghianati Bangsa dan Negara Indonesia.
KLIK : Video Kampanye Kades di Garut Didalami Secara Digital Forensik
Hal ini dilandaskan sebagai warga Negara Indonesia, tanpa terkecuali haruslah tunduk dan patuh serta senantiasa berpedoman pada nilai-nilai Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia dalam setiap pola sikap, pola fikir, dan pola laku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Bukankah dalam sila ke-4, jelas menentukan bahwa kita harus ber- kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan,” lanjutnya.
Sementara, Ketua Umum DPP FOX-NAVI, Sujari, menyatakan sebagai warga Negara Indonesia yang baik haruslah senantiasa mengikuti dan mematuhi segala ketentuan yang berlaku di Negara.
“Dengan demikian, kita sebagai warga negara secara bersama-sama aktif ikut serta dalam upaya pencapaian cita-cita atau tujuan nasional yang selama ini kita dambakan serta harapkan bersama. Hukum lahir dari kebijakan politik yang dilandasi dan berpedoman serta bertuju pada implementasi nilai-nilai ideologi Pancasila. Kesemuanya itu dalam rangka menuju pencapaian cita-cita dan tujuan nasional sebagaimana yang tertuang dalam alinea ke-4 pembukaan UUD 1945,” ter Sujari,ngny Sujari,.[CIM]

