
JAKARTA, posbekasi.com – Gerak cepat dan ketegasan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas jaringan narkoba internasional di Indonesia menjadi langkah penting menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda. Terbongkarnya laboratorium narkotika jaringan Tiongkok di Pidie, Aceh, sebanyak 1,2 ton pun mendapat sorotan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
“Saya mengacungi jempol dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Suyudi yang langsung tancap gas memimpin sendiri perang melawan jaringan narkoba di Tanah Air,” kata Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (26/10/2025).
Menurut Habiburokhman, upaya Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Suyudi tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan penangkapan pelaku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyelamatkan masyarakat dari dampak narkoba.
“Gebrakan Kapolri ini terbukti nyata dan tidak pandang bulu. Kita melihat ketegasan Polri dalam membongkar pabrik narkoba di Pidie, Aceh, membabat habis pabrik-pabrik produksi tramadol ilegal yang beroperasi lintas provinsi, hingga keberanian menyisir dan menggerebek langsung sarang-sarang peredaran di berbagai kampung narkoba,” ujarnya.
Ia menilai langkah pemberantasan dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari pengungkapan laboratorium gelap narkoba di Pidie, Aceh, penindakan terhadap pabrik tramadol ilegal yang beroperasi lintas provinsi, hingga penggerebekan lokasi peredaran narkoba di sejumlah kampung yang selama ini dinilai sulit dijangkau.
“Habiburokhman menambahkan, keterlibatan langsung Kapolri dalam operasi pemberantasan narkoba memberikan pesan bahwa negara hadir dan tidak boleh kalah dari sindikat narkotika. Langkah tersebut juga dinilai dapat mendorong jajaran kepolisian di daerah untuk bergerak dengan kecepatan dan komitmen yang sama,” ungkapnya.
Komisi III DPR RI menegaskan dukungan penuh terhadap komitmen Polri dalam memberantas jaringan narkoba tanpa kompromi, serta meminta agar upaya tersebut terus dilanjutkan hingga menjangkau jaringan yang lebih luas, termasuk para bandar besar.
“Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme ‘gas pol’ ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya, demi masa depan anak bangsa yang bersih dari narkoba,” tuturnya.
Pewarta/Editor: Zulkarnain-Ismail Hasibuan / RED-03

