Bekasi Online

KMKI Berkedok Koperasi Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi

POSBEKASI.COM, KARAWANG – Pengurus Pusat Koperasi Mikro Kecil Indonesia (KMKI) dilaporkan terkait dugaan penipuan ke Polres Karawang. Laporan tersebut dilakukan 13 perwakilan pengurus Tingkat Pelayanan Koperasi Mikro Kecil Indonesia.

Salah seorang calon anggota KMKI, Enduy, mengatakan, dirinya melaporkan kasus dugaan penipuan itu karena tindakan yang dilakukan pengurus koperasi pusat itu telah merugikan ribuan anggota koperasi.

Sebelumnya, pengurus koperasi pusat telah berjanji di hadapan ribuan masyarakat Karawang untuk menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Janji lainnya, pengurus pusat akan menyerahkan honor dan fasilitas yang menjanjikan terhadap seluruh pengurus tingkat pelayanan koperasi. Tapi setelah setahun berlalu, janji tersebut tidak ada yang terealisasi.

Enduy yang merupakan warga Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, mengaku dirinya bersama calon anggota lainnya yang kini berjumlah 1.024 orang mengalami kerugian sekitar Rp1,3 miliar akibat dugaan penipuan yang dilakukan pengurus pusat.

“Mereka (pengurus pusat) awalnya menjanjikan calon anggota/pengurus untuk mendapatkan honor Rp7,5-22,5 juta serta fasilitas kendaraan roda dua dan roda empat,” kata Enduy di Kawarang, Minggu 21 Mei 2017.

Enduy mengaku tertarik mengikuti koperasi itu karena sebelumnya dijanjikan akan meraih keuntungan. Sehingga saat pengurus meminta uang Rp1,3 juta, dirinya langsung menyerahkan.

Uang itu diserahkan sebagai iuran simpanan pokok koperasi sebesar Rp1 juta serta simpanan modal koperasi sebesar Rp250 ribu dan biaya administrasi Rp50 ribu.

Janji manis lainnya yang selalu disampaikan pengurus pusat kepada calon anggota atau pengurus ialah fasilitas umroh, paket sembako setiap bulan, paket lebaran, dan lain-lain.

“Tapi setelah menjadi anggota koperasi selama setahun, janji-janji itu sama sekali tidak dipenuhi,” ujarnta.[MET]

BEKASI TOP