Bekasi Online

Nilai Hibah DKI Belum Sesuai Harapan

Truk sampah.[IST]
Truk sampah.[IST]
POSBEKASI.COM – Bantuan dana hibah tahun 2016 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk Kota Bekasi sebebsar Rp187 miliar dinilai belum sesuai harapan. Sebelumnya DKI Jakarta berjanji akan memberikan dana hibah sebesar hampir Rp1 triliun.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengaku sempat mengingatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi untuk tidak tergiur oleh janji manis DKI Jakarta.

“Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya berjanji memberi dana hibah sebesar hampir Rp1 triliun. Nyatanya turun drastis sampai Rp187 miliar. Saya sudah ingatkan Pemkot Bekasi jangan termakan janji palsu,” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata, di Bekasi, Sabtu 24 September 2016.

Lebih tegas dikatakannya, kepentingan DKI Jakarta pada kerja sama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sangat merugikan Kota Bekasi.

Dicontohkannya, kondisi air tanah di sekitar TPST Bantargebang sudah terkontaminasi limbah sampah sehingga warga terpaksa membeli air galon untuk konsumsi. Termasuk Kali Ciasem yang selama ini berfungsi sebagai pengairan sawah di Bantargebang terbukti secara klinis telah tercemar.

“Belum lagi armada angkutan sampahnya yang belum memenuhi standarisasi sesuai MoU sehingga mengakibatkan air lindi sampah berceceran,” terangnya.

Diungkapkannya, besaran dana bantuan yang ditargetkan cair pada akhir September 2016 Rp187 miliar, belum sebanding dengan kerugian yang selama ini diderita masyarakat di sekitar Bantargebang.[ISH]

BEKASI TOP