
POSBEKASI.COM | BEKASI KOTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar dan mengajar formal semata, melainkan juga menjadi wadah krusial dalam pembentukan karakter para siswa.
“Sekolah Rakyat hadir untuk membantu membangkitkan kembali semangat anak-anak yang menghadapi keterbatasan dan mendorong mereka agar berani menatap masa depan,” Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan open house yang digelar Sekolah Rakyat (SR) Kota Bekasi bersama Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Sabtu (17/12026).
Acara yang dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Sosial Kota Bekasi, Inspektorat, Kadisnaker, hingga kepolisian setempat, serta diikuti secara virtual via zoom sekitar 182 Sekolah Rakyat se-Indonesia untuk memperkenalkan sarana, program pembelajaran, dan hasil karya siswa.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” tegas Mensos.
Dalam kunjungan yang disambut hangat lewat beragam seni pertunjukan siswa tersebut, Mensos beserta rombongan turut meninjau langsung sejumlah inovasi karya siswa jenjang SMA, seperti lukisan Mensos dan Presiden RI berbahan daur ulang, perahu elektrik serbaguna, kerajinan tangan, hingga produk telur asin olahan mandiri.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas dan keterampilan para siswa. Harapannya, hasil karya ini terus dikembangkan agar menjadi bekal keterampilan, menumbuhkan kemandirian, dan membuka peluang berkarya di masa depan,” tutur Mensos memberikan apresiasi.
Rangkaian kegiatan open house ini mempertegas komitmen Sekolah Rakyat untuk tidak sekadar berfokus pada capaian akademik, melainkan juga memprioritaskan pengembangan keterampilan praktis, kreativitas, serta fondasi karakter siswa sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti/Red-04

