Posbekasi

Menaker Yassierli Ingatkan Pentingnya Loyalitas Pelanggan Bagi Wirausaha Baru

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan arahan pada Pembukaan Pembekalan Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan dan Kick Off Bantuan Pemerintah Tahun 2026 di BBPKK Bandung Barat, Lembang, Jumat (4/9/2026). Posbekasi.com / Kemnaker.

BANDUNG BARAT, POSBEKASI.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan wirausaha bukan sekadar mendatangkan pelanggan baru, melainkan mempertahankan hubungan agar tetap loyal menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan, dalam arahannya pada pembukaan pembekalan TKM Lanjutan dan Kick Off Bantuan Pemerintah 2026 di BBPKK Bandung Barat, Lembang, Jumat (4/9/2026).

“Kalau pelanggan itu sudah kita pegang dengan baik, maka minimal pelanggan yang sudah ada tetap kita pertahankan, kemudian fokus menambah pelanggan yang baru. Di situlah usaha bisa tumbuh terus,” kata Yassierli.

Kemampuan menjaga hubungan jangka panjang melalui komunikasi yang konsisten dan kualitas produk yang terjaga menjadi aspek krusial seiring berkembangnya skala usaha pelaku ekonomi mandiri.

“Intinya pelaku usaha perlu membangun komunikasi secara berkelanjutan, menjaga kualitas produk, serta memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan wirausaha baru, Kementerian Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan modal pengembangan usaha senilai Rp15 juta bagi 1.000 TKM Lanjutan serta bantuan Rp5 juta bagi 8.731 TKM Pemula pada tahun anggaran 2026.

“Tentunya bantuan ini adalah uang rakyat, APBN. Pesan saya yang pertama adalah mohon itu dijaga ya,” katanya.

Meskipun besaran modal bervariasi bagi setiap pelaku usaha, pengelolaan yang cermat dan berorientasi pada pengembangan jangka panjang jauh lebih menentukan keberlanjutan bisnis berdasarkan pengalaman program yang telah berjalan selama enam tahun.

“Pengalaman kami di Kementerian Ketenagakerjaan, program ini sudah 6 tahun berjalan dan sudah menghasilkan sekian banyak wirausaha-wirausaha baru yang sukses,” terangnya.

Selain alokasi dana bantuan, para peserta pelatihan juga dibekali berbagai keahlian pendukung mulai dari perencanaan ide bisnis, strategi pengemasan, pemasaran digital, hingga pemeliharaan standar kualitas produk secara berkelanjutan.

“Tidak ada kesuksesan tanpa usaha yang serius dan ketekunan. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan sukses, tetapi kalau kita tekun, kita yakin kesuksesan itu bisa kita raih,” pungkasnya. [amh]

BEKASI TOP