
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Sebanyak 1.034 warga binaan Lapas Kelas IIA Bekasi menerima Remisi Umum Kemerdekaan dan Pengurangan Masa Pidana Umum pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Dari total penerima remisi tersebut, sebanyak 16 orang warga binaan bisa langsung menghirup udara bebas.
“Remisi ini bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi momentum untuk terus berubah menjadi lebih baik. Ketika nanti kembali ke masyarakat, jadilah pribadi yang lebih baik dan bisa memberikan manfaat bagi keluarga serta lingkungan,” tegas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, usai menyerahkan remisi secara simbolis bersama Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi Dedy Cahyadi dan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, di Lapas Kelas IIA Bekasi, pada Senin (17/8/2026).
Rincian penerima hak remisi pada tahun ini mencakup 1.006 orang penerima Remisi Umum I (pengurangan masa pidana bertahap) dan 28 orang penerima Remisi Umum II.
Khusus untuk kelompok Remisi Umum II, 16 orang dinyatakan langsung bebas, sementara 12 orang lainnya masih harus menjalani masa tahanan pengganti denda.
Pemberian apresiasi negara ini diperuntukkan bagi mereka yang terbukti berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan.
“Di sini banyak pembelajaran. Dulu saya tidak pernah salat, sekarang setiap hari saya shalat,” ungkap salah satu warga binaan asal Madura, Abdul Pahit, saat berdialog langsung dengan Wali Kota Bekasi mengenai perubahan spiritual yang dialaminya selama menjalani masa hukuman.
Di sisi lain, proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan terbukti membawa dampak introspeksi diri yang mendalam bagi para narapidana.
Selain Abdul Pahit yang dijadwalkan bebas dalam tiga bulan ke depan, warga binaan lain seperti Setiawan asal Pondok Ungu juga merasakan perubahan positif serupa dengan semakin tekun beribadah sambil menunggu proses pengajuan cuti bersyaratnya disetujui.
“Proses pembinaan di Lapas tidak hanya berkaitan dengan menjalani masa hukuman, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” pungkas Tri Adhianto menanggapi berbagai cerita perubahan positif warga binaan.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

