George Toisutta, Sang Jenderal Gila Bola Wafat

Anggota Paskhas saat membawa peti jenazah Jenderal TNI (Purn) George Toisutta ke dalam pesawat Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (12/6/2019). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 05.26 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Wafatnya Jenderal TNI (Purn) George Toisutta ini telah dikonfirmasi langsung oleh dokter jaga Paviliun Kartika RSPAD, dr. Emil.

Mantan KSAD George Toisutta Meninggal DuniaPrabowo Jenguk Mantan KSAD George Toisutta di RSPAD  “Wafat pada pukul 05.26 WIB,” tulis keterangan dr. Emil, via pernyataan Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Selasa (12/6/2019).

Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mendapatkan perawatan medis di RSPAD secara serius lantaran menderita sakit kanker usus.

Kepada seluruh satuan di TNI AD, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto meminta untuk segera mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk duka cita.

Selanjutnya, untuk rencana pemakaman, Heri mengatakan akan dikoordinasikan dengan Gartap dan unsur terkait.

Jenderal TNI George Toisutta adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat serta mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak tanggal 29 November 2009 hingga 30 Juni 2011.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Panglima Komando Strategi Angkat Darat (Pangkostrad) yang menjabat sejak 2007 hingga tahun 2009.

Gagal Bertarung di Bursa Ketua Umum PSSI

Jelang masa pensiun Toisutta sempat ingin berkecimpung di dunia sepak bola nasional. Ia pernah mencoba untuk menantang Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie berebut kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Toisutta tak sendirian, dia didukung oleh Arifin Panigoro selaku pendiri Liga Primer Indonesia (LPI).

Upaya Toisutta untuk maju sebagai calon ketua umum PSSI pada akhirnya gagal. FIFA saat itu memutuskan untuk tidak memperbolehkan seluruh nama para kandidat, termasuk Nurdin, Nirwan, dan Arifin.

Meski namanya tak dapat restu FIFA, Toisutta masih punya cara lain untuk ambil bagian di lingkungan sepakbola nasional. Kelompok 78 yang semula mendukung Toisutta dan Arifin memunculkan sosok Djohar Arifin Husein. Alhasil, Djohar menang dan dinobatkan sebagai Ketum PSSI 2011-2015.

Toisutta sudah dikenal sebagai sosok yang tak jauh-jauh dari dunia sepakbola sebelum mengajukan diri sebagai calon ketum PSSI. Dia pernah menjadi pembina sepak bola di lingkungan TNI Angkatan Darat, yakni PS/SSB Bara Siliwangi. PS Bara Siliwangi merupakan anggota Pengcab PSSI Kota Bandung.

 

Jenderal, selamat jalan!

 

Sumber: Liputan6.com

Pin It