
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com — Tim Penilai TP PKK Kota Bekasi bersama Dinas Tata Pemerintahan menggelar kunjungan lapangan untuk memverifikasi Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (23/9/2025). Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto guna melihat langsung pelaksanaan program serta inovasi warga yang telah dipresentasikan sebelumnya.
“Kunjungan lapangan ini menjadi tahapan penting untuk memvalidasi potensi masyarakat secara langsung di lokasi,” ujar Wiwiek.
Fokus peninjauan meliputi pengembangan UMKM lokal, gerakan ketahanan pangan, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan ruang publik oleh warga. Di Pekayon, tim mendatangi sentra UMKM yang memproduksi batik, kaos motif jahit, aksesori, dan tas rotan, sekaligus mendorong pendaftaran produk ke Dekranasda Kota Bekasi agar mendapat pendampingan usaha.
“Pengembangan produk kreatif tingkat kelurahan perlu diinventarisasi agar bisa masuk sebagai binaan Dekranasda,” katanya.
Selanjutnya, rombongan meninjau kegiatan Kelompok Wanita Tani di posko RW 14 yang membudidayakan 57 jenis tanaman konsumsi dan obat. Wilayah ini menerapkan gerakan wajib menanam minimal lima pohon di setiap rumah serta menjalin kerja sama pasokan hasil tani dengan pihak Pandan Wangi.
“Gerakan lima pohon per rumah efektif memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memperindah lingkungan,” tutur Wiwiek.
Tim penilai juga mendatangi rumah percontohan rumah sehat yang aktif mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme serta memanen hasil kebun dan budidaya ikan lele. Selain itu, kekompakan warga RW 14 terlihat dari pemanfaatan gang menjadi perpustakaan umum, hiasan mural, serta daur ulang barang bekas oleh warga dan hansip yang ditularkan kepada para ibu rumah tangga.
“Yang menarik dari Pekayon adalah bagaimana warga bisa bergerak bersama. Tidak hanya menanam tanaman konsumsi dan tanaman obat, tetapi juga memanfaatkan lahan yang ada, mengelola lingkungan, membuat ruang untuk berkumpul, sampai mengembangkan kreativitas dari barang-barang yang sudah tidak terpakai,” ujar Wiwiek
Atas keberhasilan tersebut, Ketua TP PKK Kota Bekasi mengapresiasi tinggi sinergi masyarakat Pekayon yang dinilai mampu menciptakan lingkungan sehat, produktif, dan bernilai ekonomi. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar potensi UMKM dan kebersamaan warga dapat terus berkembang secara optimal.
“Ketika warga kompak, hal-hal sederhana bisa menjadi sesuatu yang memberikan manfaat besar. Lima tanaman dari setiap rumah kalau dilakukan bersama-sama tentu bisa menjadi kekuatan untuk ketahanan pangan lingkungan. Begitu juga dengan UMKM dan kreativitas warga, tinggal bagaimana kita terus dampingi dan membuka akses agar potensinya bisa berkembang,” tambah Wiwiek.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

