BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol., menegaskan bahwa program Ekonomi Rancage menjadi kunci utama dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat untuk naik kelas dan lebih sejahtera.
Menurut Syahrir, UMKM merupakan pilar sekaligus tulang punggung perekonomian yang terbukti ampuh menyerap banyak tenaga kerja serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
“UMKM harus naik kelas. Bersama UMKM yang kuat, Jawa Barat akan semakin rancage dan ekonomi rakyat makin sejahtera,” tegas Syahrir, Selasa (22/9/2026), menjelang agenda Sarasehan Ekonomi Rancage yang digelar di Graha Naila, Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis 24 September 2026.
Anggota Komisi I DPRD Jabar dari Daerah Pemilihan IX Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, sasaran program Ekonomi Rancage mencakup para pelaku UMKM, komunitas dan kelompok usaha, calon wirausahawan, hingga para pemangku kepentingan daerah.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang terus mempermudah perizinan usaha, menyediakan akses pembiayaan berbunga rendah, serta menggalakkan pelatihan digitalisasi. Pemerintah pusat saat ini juga tengah menggalakkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk memperkuat fondasi ekonomi desa.
Syahrir, yang konsisten mendampingi dan membina pelaku UMKM sejak masa pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19 menuturkan, sarasehan ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan strategis:
• Penguatan Ketahanan Ekonomi: Memperkokoh fondasi perekonomian Jawa Barat dari tingkat tapak.
• Literasi & Kapasitas Keuangan: Meningkatkan pemahaman tata kelola keuangan pelaku usaha.
• Sinergi Antar-Pemangku Kepentingan: Membangun kemitraan strategis antara UMKM, pemerintah, dan sektor swasta.
• Mendorong pelaku UMKM menjadi pelopor (pioneer) Ekonomi Rancage.
Politisi Partai Gerindra ini berharap output konkret dari sarasehan ini dapat melahirkan peningkatan keterampilan teknis, kemudahan akses layanan pembiayaan, terbentuknya jejaring kemitraan usaha yang luas, serta rekomendasi kebijakan strategis bagi penguatan UMKM di Jawa Barat.
“UMKM kuat, Jawa Barat *Rancage*, Indonesia Maju!” pungkas Syahrir. [adk]

