
JAKARTA | posBEKASI.com – Gerhana Bulan total yang langka menciptakan fenomena “Bulan merah darah” (blood moon) yang dramatis di langit malam Mesir, menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan di atas Piramida Agung Giza.
Saat bayangan Bumi menutupi Bulan, ribuan pengamat dan fotografer mengabadikan fenomena itu, dengan piramida kuno sebagai latar belakang yang menakjubkan. Cahaya merah pekat Bulan menyinari cakrawala gurun, memadukan keajaiban kosmik dengan salah satu monumen tertua umat manusia.
Para astronom mengatakan bahwa gerhana Bulan total seperti itu, yang sering disebut blood moon karena warnanya yang kemerahan, hanya terlihat beberapa kali dalam satu dekade. Bagi banyak orang di Kairo, pemandangan Bulan yang menggantung di atas piramida adalah momen berpadunya sains, sejarah, dan keindahan.
Berbagai Belahan Dunia
Para pengamat bintang di berbagai belahan dunia menyaksikan fenomena Bulan purnama memasuki bayangan Bumi saat gerhana yang terjadi pada Senin (8/9/2025) dini hari (Waktu Beijing).
Gerhana terjadi ketika Bulan, Bumi, dan Matahari berada dalam satu garis lurus dan pada bidang yang sama, sehingga Bulan dapat melewati bayangan Bumi. Simak fenomena ini melalui video dan foto yang diabadikan Xinhua dari berbagai belahan dunia.
Sumber: Xinhua

