Posbekasi

Moscow Fashion Week Buka Peluang Desainer Indonesia

Para model memperagakan busana karya desainer Asia pada panggung Moscow Fashion Week 2026.
Ajang mode internasional Moscow Fashion Week menjadi panggung bagi lebih dari 350 desainer dunia. Gelaran musim gugur yang berlangsung selama enam hari hingga Oktober 2026. Posbekasi.com / Moscow Fashion Week

MOSKOW, posbekasi.com – Ajang mode internasional Moscow Fashion Week yang berlangsung selama enam hari hingga Oktober 2026 menjadi panggung bagi lebih dari 350 desainer dunia. Gelaran musim gugur ini menonjolkan kehadiran kuat karya desainer Asia—seperti India, China, Sri Lanka, dan Kazakhstan—yang sukses menarik perhatian pembeli, media, serta profesional industri mode global.

“Bagi sebuah brand muda, eksposur seperti ini dapat membuka peluang kolaborasi yang bermakna, akses ke pasar baru, serta pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana karya mereka diterima di berbagai budaya,” ujar desainer asal India pemilik brand KGL, Kanika Goyal, dalam keterangannya diterima redaksi, Jumat (23/10/2026).

Brand asal Sri Lanka, Limak by Kamil, turut memikat pengunjung dengan memadukan teknik batik tradisional pada material sutra, renda, dan organza bernuansa modern. Sementara itu, brand asal China, Momiwei, melakoni debut internasionalnya membawakan koleksi berbahan Xiangyunsha—kain sutra tradisional buatan tangan yang merepresentasikan kekuatan perempuan modern.

Advertisements

“Platform seperti Moscow Fashion Week membantu desainer membangun pengakuan di tingkat internasional tanpa kehilangan karakter dan identitas lokal yang sejak awal menjadi kekuatan karya mereka,” tambah Goyal menekankan pentingnya identitas budaya.

Para desainer tuan rumah asal Rusia—seperti Ianis Chamalidy, Za_Za, Ónoma, hingga Alena Musaeva—juga memanfaatkan panggung ini untuk memperluas audiens pasar Asia. Eksperimen desain seperti pemanfaatan potongan film menjadi aksesori hingga motif cerita rakyat menjadi sarana menguji respons pasar secara langsung.

“Peragaan ini menjadi wadah untuk menguji ide dan koleksi baru. Kami dapat melihat respons dari komunitas profesional industri mode, sekaligus mendapatkan motivasi baru untuk mengembangkan desain,” ungkap perwakilan brand Edder terkait debut lini busana resor mereka.

Keberhasilan para desainer global di Moskow menjadi referensi berharga bagi industri mode Indonesia. Dalam gelaran BRICS+ Fashion Summit yang berlangsung beriringan, sektor manufaktur dan kerajinan Nusantara dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional jika mampu mengemas keunikan lokal menjadi narasi brand yang kuat.

“Berpartisipasi dalam Moscow Fashion Week dapat menjadi platform penting untuk membawa karya desainer Indonesia ke pasar internasional. Ajang ini membantu membangun visibilitas di kalangan pembeli internasional, media, distributor, hingga calon mitra bisnis,” kata Rizal Tanzil Rakhman, Government Relation and Sustainability Executive PT Pan Brothers Tbk.

 

Pewarta/ Editor: Rajendra/Red-04

 

Baca juga: Fashion Show Kriyanusa, Wiwiek Hargono Tampil Anggun

Baca juga: Berita Bekasi Hari Ini 

BEKASI TOP