Caleg DPRD Kota Bekasi Ini Kaget Liqo’ Almarhamah Eksis Belasan Tahun

Sugeng Wiyono (kedua menghadap lensa) bersama jamaah Liqo Almarhamah di Masjid Al Muhajirin BTR, Sabtu 2 February 2019 malam.[POB]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Halaqah Liqo’ yang bermakna ‘lingkaran pertemuan’ identik dengan pengajian. Dimana orang-orang yang ikut dalam pengajian duduk melingkar atau bahasa lainnya bisa disebut ‘majelis taklim’, atau forum yang bersifat ilmiyah.

Liqo’ Almarhamah yang digelar setiap Sabtu malam ba’da Magrib hingga masuk waktu Shalat Isya sudah berlangsung 17 tahun di Masjid Al Muhajirin Blok E Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR), Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Bertindak sebagai narasumber murabbi (guru) Liqo’, Ustadz H.Mohammad Subchansyah,ST, yang juga Pembina Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Quran Al Marhamah, Jalan Betok, RT02/05, Kampung Cimuning Gondang, Mustika Jaya, tak pernah merasa bosan memberikan kajian penambahan ilmu-ilmu ke-islaman secara berkelanjutan pada kelompok kecil tidak lebih dari 15 jamaahnya.

KLIK : Layanan Kesehatan PKS Disambut Antusias Warga Bekasi Timur

Pada Liqo’ kali ini, Sabtu 2 February 2019, di Masjid Al Muhajirin, dihadiri seorang calon legislatif (caleg) Kota Bekasi, Sugeng Wiyono,SE, nomor urut 10 untuk daerah pemilihan (dapil) 3 (Rawalumbu-Mustikajaya-Bantargebang) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketertarikan Mas Sugeng sapaan akrab Sugeng Wiyono pada Liqo tersebut berawal atas ajakan seorang jamaah. “Saya sangat bersyukur diajak dan berterimakasih dapat bergabung bersama jamaah di rumah Allah yang mulia ini,” kata Mas Sugeng setelah mendengar kajian disampaikan Ustadz Subchansyah tentang ‘penyebaran berita bohong atau hoaks’ yang pernah menimpa keluarga Nabi Muhammad SAW.

Selain kajian yang sangat bermanfaat disampaikan Ustadz Subchansyah, kata Mas Sugeng, tercermin banyaknya hoaks yang saat ini. Namun, yang lebih mengejutkannya adalah eksisnya Liqo’ Arhamah ini hingga belasan tahun tanpa bosan dan henti dari jamaah.

KLIK : Nur Supriyanto: Perjuangan untuk Kemaslahatan Ummat Tidak Boleh Berhenti

“Yang mengagetkan, Liqo ini bisa bertahan hingga belasan tahun sampai sekarang tetap berjalan. Suatu hal yang tidak mudah untuk mempertahankannya dengan kelompok kecil jamaah tidak pernah bosan menimpa ilmu di rumah Allah ini. Sungguh, saya sangat apresiasi. Insya Allah saya dapat hadir dan terus bersilaturahmi dengan jamaah di sini,” ungkapnya.[POB]

Pin It

Comments are closed.