Bekasi Online

50 Persen Cakades Petahana Tumbang, Ini Penyebabnya

Ilustrasi

KABUPATEN BEKASI | POSBEKASI.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar pilkades serentak di 154 desa, pada Ahad 26 Agustus 2018.

Uniknya, banyak kepala desa petahana yang kalah dalam pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.

Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (F-BPD) Se Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkipli menyebut berdasarkan pantauannya 50 persen di setiap kecamatan cakades petahana dikalahkan oleh lawannya.

Menurutnya kekalahan petahana itu karena masyarakat menginginkan perubahan di desanya, selain itu kinerja kades selama ini tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Selain itu kades petahana yang kalah juga dinilai tidak paham dengan pelaporan keuangan desa, sehingga hal itu menjadi indikasi masyarakat tidak memilihnya lagi,” ungkap Zuli di Cikarang, seperti dikutip dari laman dakta.com, Ahad 2 September 2018.

KLIK : Disebut Jadi Calon Pengganti Sandi, Ini Kata Syaikhu

Hal ini juga menjadi catatan bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar dapat lebih melakukan pengawasan terhadap kinerja keuangan desa.

Zuli menambahkan, sebagian besar kades tidak memahami regulasi, untuk itu dibutuhkan penguatan dari pemerintah daerah agar kades paham mengenai keuangan desa.

“Kami berencana melakukan bimbingan kepada BPD agar dapat melakukan pengawasan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu terkait dengan evaluasi pelaksanaan pilkades lalu, ia menilai Pemkab Bekasi kurang melakukan sosialisasi mengenai regulasi kepada panitia sehingga kinerja tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.[]

BEKASI TOP