Bekasi Online

Saling Ejek di Medsos, Polisi Damaikan Aksi Penyerangan SMKN 1 ke SMAN 1 Setu

Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Dessy Yulhasri mendamaikan dua kubu pelajara SMKN 1 dan SMAN 1 Setu.[MIN]
Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Dessy Yulhasri mendamaikan dua kubu pelajara SMKN 1 dan SMAN 1 Setu.[MIN]
POSBEKASI.COM – Polsek Setu melakukan mediasi dengan mendamaikan aksi pelajar SMA Negeri 1 Setu yang berseteru dengan SMK Negeri 1 Setu. Untung saja, Polisi berhasil menghalau kedua kelompok pelajar tersebut hingga tidak terjadi tawuran yang dapat meluas.

Perseteruan antar pelajar dari dua sekolah itu terjadi pada Rabu 29 Maret 2017, dapat dihalau saat kelompok pelajar SMKN 1 ingin menyerang ke sekolah SMAN 1.

Waka Polsek Setu Iptu H Yamin dan Kanit Binmas Iptu Dessy Yulhasri, Kamis 31 Maret 2017, mengumpulkan kedua murid sekolah tersebut untuk didamaikan hingga tidak kembali terjadi aksi ricuh yang memancing tawuran.

Dihadiri kedua Kepala Sekolah dan orangtua wali murid, Iptu Desy meminta permasalahan yang berawal dari murid SMAN 1 mengunggah foto dan tulisan media sosial (medsos) yang menyinggung murid SMKN 1 Setu hingga terjadi adu mulut lewat Medsos dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah.

Akibat unggahan di Medos itu, SMKN 1 sempat bergerak ke SMAN 1 untuk melakukan penyerangan namun cepat dapat dihalau Tiga Pilar Desa Lubang Buaya di bantu 8 anggota Polsek Setu serta Bhabin Kamtibmas Aiptu Paimun bersama Pelda Abd Rohman, hingga rombongan murid SMKN 1 balik kanan dan tidak jadi melakukan penyerangan.

“Kita melakukan mediasi antar pelajar dua sekolah ini agar tidak terjadi pelanggaran hukum dengan melakukan penyerangan atau tawuran yang berakibat fatal bagi pejalar yang melakukannya karena bisa terkena pidana dengan hukuman penjara,” kata Iptu Dessy melali Kasi Humas Polsek Setu Aiptu Parjiman, kepada Posbekasi.com di Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat 31 Maret 2017.

Menurut Aiptu Parjiman, semua permasalahan kedua kubu pelajar itu akhirnya dapat diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat dan kedua pihak berjanji tidak akan mengulangi aksi tersebut. “Kini semua permasalahan tersebut sudah selesai,” katanya.[MIN]

BEKASI TOP