Pansus V DPRD Jabar Konsultasi Raperda Kewirausahaan ke Kemendagri

Pansus V DPRD Jabar saat berkonsultasi ke Kemendagri terkait Raperda Kewirausahaan, Kamis 8 Nopember 2018.[IST]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri tentang Raperda Kewirausahaan, Jakarta, Kamis 8 Nopember 2018.

Wakil Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yunandar Eka Perwira, mengatakan potensi kewirausahaan sangat besar untuk dikembangkan meskipun payung hukum dari pemerintah pusat belum ada. Namun, secara kelembagaan untuk menunjang pengayaan pembahasan raperda perlu masukan dari pihak terkait.

“Dengan kata lain, raperda ini akan terus berlanjut sambil menunggu UU tentang kewirausahaan nasional disahkan,” ujar Yunandar.

Kasubdit BUMD Kementerian Dalam Negeri, Bambang mengatakan, penerapannya di pemerintah daerah, dapat dialokasikan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Sebagai stimulasinya dapat menggunakan akun anggaran dari OPD yang menerima dsna bergulur dari kementerian terkait,” singkat Bambang.

KLIK : Komisi I Khawatir Potensi Kendala Teknis Pengaruhi Pileg dan Pilpres 2019

Sebelumnya, Pansus V ini juga konsultasi ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) tentang Raperda Kewirausahaan untuk kesejahteraan pelaku usaha menengah di Jabar.

Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, Teuku Hanibal, mengatakan konsultasi Perda Kewirausahaan berperan penting untuk kesejahteraan pelaku usaha menengah di Jawa Barat. Sehingga konsultasi ini sangat penting untuk diberlakukan.

“Pentingnya Raperda ini untuk mengakomadasi pelaku usaha menengah ke bawah di Jabar,” ujar Teuku, di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Jalan Rasuna Said (Kuningan) Jakarta, Rabu 7 Nopember 2018.[RED/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *