PDAM Tirta Bhagasasi Dinilai Tak Profesional, Patok Harga Pasang Baru Rp3 Juta

PDAM Tirta Bhagasasi.[DOK]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Pemerhati Lingkungan Hidup Kaukus Bekasi Raya, Yasser MK, menilai PDAM Tirta Bhagasasi tidak profesional memberikan pelayanan penyediaan air minum.

Menurut Yasser, hal ini membuka celah untuk pengusaha swasta dalam memberikan pelayanan air bersih dan memberatkan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Ada beberapa laporan yang kami dapatkan dari beberapa warga di Cikarang Selatan seperti, di Perumahan Asri Pratama, Desa Sukadami, Kecamatan Serang Baru, yang ingin memasang air PAM harus merogoh kantong sebesar Rp3 juta untuk pemasangan baru,” kata Yasser dalam siaran persnya yang diterim posbekasi.com, Senin 22 Oktober 2018.

Dikatakannya, setelah warga mengurus dan melunasi administrasi sebesar Rp3 juta hingga sekarang belum juga dipasang.

KLIK : Kapolsek Taruma Jaya Mediasi Warga Protes ke PDAM Akibat Aliran Air Mandek Tiga Bulan 

“Anehny, sudah membertkn warga harus membayar Rp3 juta, tapi sampai satu tahun lebih sebagian besar warga dari 430 pemasangan baru hanya 170 unit yang sudah di pasang. 260 unit pelanggan sampai sekarang menunggu, bhaan sudah tahunan belum jug di pasang,” terangnya.

Menurut Yasser MK, permasalahan ini jelas mengangkangi UU Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. “Ini permasalahan yang serius, saya akan melaporkan permasalahan ini kepada Kementrian BUMD, Perpamsi, BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) juga BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen),” ungkapnya Yasser yang juga merupakan Ketua Bidang OKK Laskar Merah Putih.

Yasser yang menilai persoalan serius ini juga berencana akan mengkoordinasikannya ke Kementrian BUMD, Perpamsi dan instansi terkait lainnya. “Kita minta Kementerian BUMD, Perpamsi dan instnsi terkait mengawasi dan mengawal prosesi pelayanan terhadap pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi,” katanya.[REL/MIN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *