Tasik Bersiap Sambut Hari Santri Nasional

Masjid Agung Tasikmalaya.[RAD]

POSBEKASI.COM | TASIKMALAYA – Seluruh jajaran musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Tasikmalaya menggelar rapat persiapan peringatan Hari Santri Nasional, Selasa 16 Oktober 2018.

Berdasarkan rencana, peringatan Hari Santri Nasional bakal dilakukan di Kota Tasikmalaya pada 22 Oktober 2018.

Wali Kota Tasik, Budi Budiman mengatakan, Presiden Joko Widodo direncanakan akan hadir dalam momen peringatan Hari Santri tersebut. Oleh karena itu, pemerintah daerah pun ikut bersiap menyambut kedatangan presiden.

“Rapat ini membahas rencana Hari Santri Nasional di Kota Tasikmalaya, dan informasi terakhir Pak Presiden akan hadir. Sebenarnya, kita juga punya hari santri tingkat kota. Makanya kita coba mengkolaborasikan kegiatan ini sehingga pada 22 Oktober Pak Presiden bisa betul-betul memberikan suasana yang semarak di Hari Santri Nasional di Kota Santri,” kata Budi saat dijumpai selepas rapat.

KLIK : Ini Acara Menarik Seperempat Abad Islamic Centre

Rapat yang dilakukan di Komplek Balai Kota Tasik tersebut merupakan langkah awal dalam persiapan hari santri. Budi memperkirakan, peringatan hari santri ini bakal dihadiri lebih dari 50 ribu santri. Santri-santri tersebut tak cuma datang dari Tasikmalaya, namun, santri dari kawasan Priangan Timur disebut juga bakal hadir.

“Siap tidak siap, harus siaplah kita. Makanya kita evaluasi semua. Tempatnya kita rencanakan di Lapangan Dadaha karena ini juga se-Priangan Timur akan hadir semua. Kalau kita menghitung tadi dari Tasik saja sudah ada 32 ribu santri. Belum lagi yang dari luar Tasikmalaya. Hitungan kita di atas 50 ribu yang akan hadir,” katanya.

KLIK : DPRD Jabar: Festival Kebudayaan Harus Menggaung di Tingkat Internasional

Lebih lanjut, Budi menyebut peringatan hari santri tak cuma dimeriahkan dengan kegiatan apel akbar yang direncanakan dihadiri Jokowi. Pemerintah telah menyiapkan rangkaian acara peringatan hari santri selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian peringatan selama tiga hari ini bakal diisi berbagai kegiatan termasuk kirab, festival dan musabaqah.

“Kita juga bahas bagaimana rencana rekayasa lalu lintas, rencana tempat parkir dan masih harus ada pembahasan lebih lanjut. Nanti dari pihak kepolisian termasuk dari Dinas Perhubungan juga akan ikut membahas lebih rinci,” kata dia.[Republika/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *