Satpol PP Tutup Paksa 7 THM Thamrin Lippo Cikarang

Satpol PP Kabupaten Bekasi tutup paksa tujuh THM yang berlokasi di Ruko Thamrin Lippo Cikarang, Rabu 10 Oktober 2018.[IST]

POSBEKASI.COM | KABUPTEN BEKASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi menutup paksa tujuh Tempat Hiburan Malam (THM) dari 19 THM yang ada di Ruko Thamrin Lippo Cikarang.

Bersama Polres Metro Bekasi dan i Kodim 0509/Cikarang, Satpol PP menutup paksa Karaoke Soyanggang, Mulia, Monaliza, V2, Holywood, Jenesis, dan Butterfly.

“Dari 19 THM yang berada di kawasan ruko thamrin hari ini kita tutup paksa sebanyak tujuh, sisanya mungkin berlanjut besok,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya, menjelaskan rangkaian penutupan paksa THM yang merupakan tindak lanjut dari Perda Pariwisata no 3 tahun 2016.

KLIK : Neneng Minta Polisi Tutup THM

Hudaya memastikan guna memaksimalkan Perda No 3 Tahun 2016 tentang ke pariwisataan akan di tindaklanjuti jajarannya baik yang berlokasi di ruko thamrin juga akan di sasar ke tempat lain seperti hotel yang ada tempat hiburannya.

“Semua tempat hiburan kita tutup tanpa pengecualian baik yang sifatnya Karaoke Keluarga, maupun tempat Karaoke di hotel tetap kita tutup apabila tidak mengindahkan Peraturan Daerah yang sudah di berlakukan di Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

KLIK : Saptpol PP Akui Sulit Tutup THM, Kenapa?

Hudaya berharap para pelaku usaha kepariwisataan di Kabupaten Bekasi mentaati Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2016, dan berharap juga para pengusaha kepariwisataan mematuhi apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan melakukan penutupan paksa sejumlah tempat hiburan.

“Jika sampai melanggar kembali maka itu sudah masuk dalam ranah pidana,” katanya seraya menambahkan Satpol PP akan menindak dengan tegas apabila masih ada pengusaha kepariwisataan yang menjalankan usahanya bertentangan dengan Perda no 3 tahun 2016.[ZEN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *