Komisi III Bahas UPTD P3D Kota Cirebon, Komisi V Soroti TPT Jabar

Komisi V DPRD Jabar saat kunker Ke UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Kabupaten Karawang, Selasa Oktober 2018.[IST]

POSBEKASI.COM | CIREBON – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungna kerja (lunker) dalam rangka Pembahasan KUA/ PPAS APBD Tahun Anggaran 2019 ke Kantor UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Cirebon, Selasa 2 Oktober 2018.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilman Sukiman berharap agar setiap UPTD P3D lebih meningkatkan capaian target dan realisasi pajak daerah maupun non pajak.

“Kita dorong semua UPTD P3D agar meningkatkan pendapatan dan tambahan kinerja yang ditunjang SDM yang memadai,” ujar Hilman.

KLIK : Ketua DPRD Jabar dan Komisi IV Monitoring Lisdes di Cilayung Sumedang

Komisi V

Sementara, Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Jabar kunker Ke UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Kabupaten Karawang dilanjutkan Rapat dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar di UPTD Pengawasan Wilayah II Karawang, Selasa Oktober 2018. Kunker tersebut dalam rangka Pembahasan KUA/ PPAS APBD TA.2019

Pada kesempatan kali ini, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Ferry Sofwan, memaparkan beberapa program kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar yang telah di sinkronkan dengan visi Gubernur Jawa Barat.

Selain itu, ada beberapa inovasi yang akan dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar untuk mengurangi angka pengangguran di Jabar.

Inovasi tersebut di antaranya Pelatihan Kerja Mandiri Melalui Mobile Training Unit (MTU) serta program pelatihan berbasis kompetensi lainnya, hal ini didasari oleh target pengurangan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari 8,22 % menjadi 7,18% pada tahun 2023.

KLIK : DPRD Jabar Minta Sister City Pemprov Jabar dengan Australia Selatan Harus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Sedangknan Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung, mengatakan khawatir dan sangat menyoroti TPT di Jabar yang saat ini telah mencapai angka 8,22%.

Untuk itu, Komisi V DPRD Jabar akan terus melakukan pengawasan dalam mengurangi angka pengangguran di Jabar.

Disampingi itu, Komisi V DPRD Jabar mengapresiasi terhadap inovasi Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar.

“Kita berharap dengan inovasi ini pelatihan kerja bisa masuk ke pelosok pelosok daerah di Jabar,” kata Yomanius.[IMA/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *