Operasi Preman Di Perbatasan Jakarta Utara, Polsek Taruma Jaya Amankan Empat Pria

Kapolsek Taruma Jaya AKP Agus Rohmat memimpin langsung operasi premanisme berhasil mengamankan empat pria yang diduga preman, Senin 10 September 2018.[IST}

KABUPATEN BEKASI | POSBEKASI.COM – Mengantisipasi masuknya preman ke wilayah hukum Polsek Taruma Jaya, Kapolsek Taruma Jaya AKP Agus Rohmat,SH, memimpin langsung operasi premanisme di perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Jakarta Utara, Senin 10 September 2018.

Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran preman ini digelar di tiga wilayah di Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi.

Operasi yang menerjunkan kekuatan 9 personel itu, berhasil mengamankan empat pria yang diduga preman digelandang ke Mapolsek Taruma Jaya untuk diberi pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak lagi melakukan tindakan yang meresahkan warga.

“Operasi premanisme hari ini kita gelar di tiga lokasi, mulai dari Jembatan BKT yang merupakan perbatasan Kabupaten Bekasi – Jakarta Utara. Kemudian di Jalan.Raya Marunda, Desa Segara Makmur, dan di depan Kawasan Marunda Center,” terang AKP Agus Rohmat saat memimpin operasi premanisme, Senin 10 September 2018.

Dari operasi ini kata AKP Agus Rohmat, pihaknya berhasil mengamankan empat pria warga Desa Segara Makmur, Taruma Jaya, yakni, Gopur,31 tahun, warga Kampung Bulak Turi, RT06/03. Firhan,18 tahun, warga Kampung Bulak Turi, RT06/03, Idhon,17 tahun, warga Kampung Bulak Turi, RT06/03, dan Roni Saputra,14 tahun, warga Kampung Bulak Turi, RT06/03.

KLIK : Preman Jakarta dan Taruma Jaya Terjaring Operasi Premanisme

KLIK : Polisi Tangkap Siswa SMP Jual Sajam Online dan 33 Orang Diamankan

KLIK : Staf Ahli Bupati Bekasi dan ASN yang Terjerat Mafia Tanah Akan Diberi Sanksi Tegas

“Dari keempatnya, kita sita barang bukti berupa 1 dus air mineral merk Sanqua ukuran 500 mililiter, 2 lembar uang kertas pecahan Rp5.000, 3 lembar uang kertas Rp2.000, 1 koin uang Rp1.000, dan 7 koin uang Rp500,” kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, tiga dari empat pria yang diamankan itu masih remaja. “Untuk itu kita lakukan pembinaan dan mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya langsung di hadapan orang tua masing-masing,” ungkap AKP Agus Rohmat.

Sebelumnya, delapan orang yang juga diduga preman terjaring operasi premanisme di Jalan Raya Marunda, dan di depan Pasar Bulak Turi, Desa Segara Makmur, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu 8 September 2018.

“Mereka terjaring operasi premanisme yang di pimpin Kanit Intel Ipda Hari Purwoko dengan 9 pesonel. Ke delapan pria itu kita bawa ke Mapolsek untuk didata dan dilakukan pembinaan,” kata Kapolsek Taruma Jaya, AKP Agus Rohmat,SH, dalam keterangannya kepada awak media di Mapolsek Taruma Jaya, Senin 10 September 2018.[MIN/JAL]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *