Mantap! Caleg Gerindra Tak Gunakan Money Politics

Partai Gerindra.[IST]

CIKARANG | POSBEKASI.COM – Partai politik peserta pemilu telah melakukan proses pendaftaran calon legislatif. Dalam perhelatannya nanti para caleg akan melakukan banyak cara agar bisa menduduki kursi di DPRD termasuk menggunakan politik uang (money politics).

Hal itu membuat DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi meminta kepada calegnya untuk tidak menggunakan politik uang saat pertarungan di Pileg 2019.

KLIK : Syahrir dan Putih Kibarkan Kesinambungan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bekasi

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan, mengatakan untuk berkas caleg yang disetorkan ke KPU Kabupaten Bekasi sudah lengkap, hanya beberapa saja yang butuh perbaikan.

Seluruh daerah pemilihan (dapil) telah terisi sesuai dengan alokasi 50 kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.

“Terkait dengan pelaksanaan pileg, sesuai arahan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa partainya harus menjadi motor pendobrak budaya politik uang yang sudah mengakar di masyarakat,” jelasnya di Cikarang, Ahad 5 Agustus 2018.

KLIK : Syaikhu dan Sa’duddin Bacaleg DPR RI Dapil Jabar 7, Ida Rustini Idrus Bacaleg DPRD Kabupaten Bekasi

Jika politisi melakukan politik uang, lanjutnya, maka saat terpilih tentunya akan menggunakan berbagai cara untuk mengembalikan apa yang telah dikeluarkan. Ia menekankan kepada calegnya untuk lebih mengedepankan visi misi daripada politik uang.

Sementara terkait dengan target kursi DPRD di Kabupaten Bekasi pada Pileg 2019, Nugraha menyebut partainya itu menginginkan memperoleh 13 kursi.

“Target itu realistis, mengingat caleg dari Partai Gerindra sangat potensial untuk memperoleh suara,” ujarnya.[]

 

 

 

Sumber: dakta.com

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *