Polisi Ringkus Penipu Berkedok Calo Tenaga Kerja

Pelaku penipuan puluhan pencari kerja menjanjikan bekerja di pabrik melalui jalur khusus dengan membayar sejumlah uang pelican diringkus polisi.[IST]

KARAWANG | POSBEKASI.COM – Polres Karawang meringkus seorang pria lantaran menipu puluhan pencari kerja. Pelaku nekat menjanjikan 20 orang calon tenaga kerja untuk bekerja di pabrik, melalui jalur khusus dengan membayar sejumlah uang pelicin.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya mengatakan, pelaku, AR (42) warga Dusun Ciherang, Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek, tapi mengaku bisa menjamin calon tenaga kerja masuk ke perusahaan melalui kenalannya di perusahaan, ungkapnya.

“Modusnya, pelaku meyakinkan korbannya dapat masuk kerja dengan syarat membayar sejumlah uang. Korban yang teryakini bujukan pelaku rela membayarkan uang yang diminta pelaku. Uang yang diminta berkisar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta,” kata Kapolres di Mapolres Karawang dengan didampingi Kasat Reskrim, KBO Reskrim dan Kanit Jatanras serta Kasubbag Humas, Rabu 25 Juli 2018.

KLIK : Polisi Segel Perusahaan Tekstil Buang Limbah ke Citarum

Namun, korban melapor lantaran kontrak kerja yang dijanjikan pelaku AR (42) tak sesuai dengan apa yang dikeluarkan perusahaan. Padahal uang telah disetorkan korban secara bertahap sesuai yang diminta pelaku sudah terpenuhi, berikut surat kontrak kerja sudah diterima korban dari pelaku.

“Setelah di cek ke perusahaan ternyata tidak ada pernah mengeluarkan surat kontrak kerja seperti yang diberikan pelaku kepada korban,” ungkapnya.

KLIK : Polisi Amankan 12 Pengamen dan Preman

Korban merasa tertipu, kemudian korban melapor ke Polres Karawang, hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang.

“Korban penipuan pelaku ada sekitar 20 orang, dan kerugian materi sekitar Rp 69.910.000,” imbuh Kapolres.

Pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang tentang penipuan dengan ancaman pidana kurungan penjara 4 tahun. Selain itu, Polres Karawang juga menyita sejumlah barang bukti berupa surat kontrak kerja palsu PT TJF, PT Daiki, dan sejumlah berkas yang berhubungan dengan sistem kerja pabrik.[DIN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *