Ketua DPRD Apresiasi Kesuksesan Penyelanggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menerima hasil rekapitulasi penghitungan suara pada Rapat Pleno Terbuka Penetapan paslon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018, di Ruang Aula Setya Permana KPU Jabar, Selasa 24 Juli  2018.[IST]

BANDUNG | POSBEKASI.COM  – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Barat yang telah membantu suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Ineu saat menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018, di Ruang Aula Setya Permana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, Jalan Garut, Kota Bandung, Selasa 24 Juli  2018.

“Saya berterimakasih kepada seluruh pihak, awalnya banyak orang yang  mengkhawatirkan pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat ini. Tapi nyatanya berjalan aman, lancar, dan kondusif “ ucap Ineu.

Ineu menambahkan, hasil tersebut adalah berkat kerjasama semua elemen masyarakat Jawa Barat. Selain mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak Ineu pun, mengapresiasi meningkatnya jumlah partispasi masyarakat dalam Pilkada kali ini.

KLIK : Ineu dan Irawan Apresiasi Pilkada Jabar, Paslon Rindu Ditetapkan Sebagai Pemenang

Ia pun menilai, meningkatnya partisipasi dan suksesnya penyelanggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat Tahun 2018 tersebut sebagai cerminan kedewasaan masyarakat Jawa Barat dalam berdemokrasi.

“Kiranya pelaksanaan pilkada serentak ini  menjadi cerminan bagi kita bersama sebagai masyarakat Jawa Barat yang menandakan kedewasaan, kebebasan berdemokrasi, dan bersikap di tengah isu kekhawatiran penyelenggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat” kata Ineu.

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesianomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang pihaknya akan segera menjadwalkan Rapat Paripurna Istimewa Pengumuman Hasil Penetapan KPU Perihal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih Masa Jabatan 2018-2023.

“Kami berharap setelah ini prosesnya akan terus berjalan lancar sampai pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia” ujar Ineu.

“Ini bukan hanya menjadi harapan kami, tetapi menjadi harapan semua masyarakat Jawa Barat yang tentunya menaruh harapan kepada Gubernnur dan Wakil Gubernur terpilih untuk segera melaksanakan tugasnya” ucapnya menambahkan.

Lebih lanjut Ineu pun menekankan bahwa, Gubernur dan Wakil Gubernur adalah unsur Pemerintahan Daerah bersama DPRD, dengan demikian pihaknya akan berupaya membangun sinergitas dengan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang pada saatnya nanti akan berkerjasama secara harmonis.

“Sehingga pembangunan pemerintahan, kemasyarakatan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat Jawa Barat” kata Ineu.

Selain itu Ineu menyampaikan apresiasinya kepada ke tiga pasangan calon beserta pendukungnya yang telah secara sportif menyatakan menerima hasil pilkada serentak dan pasangan calon terpilih yang telah dengan rendah hati membuka diri menerima masukan dari paslon lain untuk bekerjasama demi kebaikan dan kemajuan Jawa Barat.

“Sukses penyelenggaraan ini adalah sukses kita bersama dan penyelenggaraan ini adalah ujian sejauh mana kita berdemokrasi  yang baik, sejauh mana kita bisa menjaga keberlangsungan serta jalannya pembangunan” pungkas Ineu.

KLIK : Pansus III DPRD Jabar Konsultasikan Produk Raperda Trantibumlinmas ke Kemendagri

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah menetapkan dan mensahkan pasangan calon M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum  sebagai pemenang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018.

Hasil rekapitulasi penghitungan suara menunjukkan bahwa pasangan Rindu unggul dengan perolehan suara sah sebanyak 7.226.254 (32,88 persen), disusul pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan raihan suara sah sebanyak 6.317.465 suara (28,74 persen).

Selanjutnya, pada posisi ketiga ditempati oleh pasangan calon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan raihan suara sah sebanyak 5.663.198 (25,77 persen), dan terakhir ditempati oleh pasangan calon TB Hasanuddin- Anton Charliyan dengan raihan suara 2.773.078 (12.62 persen).

Total suara sah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 ialah sebanyak 21.979.995.

Pengesahan tersebut dibacakan oleh Kabag Hukum, Teknis, Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat Teppy Darmawan, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018, yang digelar di Aula Setya Permana, Kantor KPU Jawa Barat Jalan Garut Nomor 11 Kota Bandung.

Rapat pleno tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Jawa Barat dan dihadiri oleh seluruh ketua KPU tingkat kabupaten dan kota, saksi dari setiap pasangan calon dan Bawaslu Jawa Barat.[POB3]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *