DPRD Jabar Perkenalkan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

DPRD Jabar memperkenalkan M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar, Rabu 25 Juli 2018.[IST]

BANDUNG | POSBEKASI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat perkenalkan M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jawa Barat Pengumuman  Calon Terpilih Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018, Rabu 25 Juli 2018.

“Alhamdulillah hari ini kami selesai mengumumkan, sesuai dengan amanat undang-undang kami akan segera menindaklanjuti dan menyampaikan (pengusulan pengangkatan) kepada Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri” ucap Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari usai mempimpin Rapat Paripurna Istimewa.

Ineu menambahkan, pihaknya akan segera mengirimkan surat keputusan Rapat Paripurna berupa berita acara dan hasil dari Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat atau setelah persyaratan adminsitrasi selesai.

“Yang penting setelah nanti dilantik, sinergitas dan harmonisasi tetap harus dibangun antara DPRD dan eksekutif karena sama-sama bagian dari Pemerintah Jawa Barat.

KLIK : Ketua DPRD Apresiasi Kesuksesan Penyelanggaraan Pilkada Serentak di Jawa Barat

“Kedepan kita harus melanjutkan bagaimana pembangunan Jawa Barat” ujarnya.

Terkait proses sinkronisasi yang akan dilakukan oleh DPRD dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih, Ineu menyebut pihaknya sebelumnya selalu melakukan sinkronisasi semua kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Sehingga pihaknya optimis proses tersebut akan berjalan baik.

“Walaupun sekarang sudah ada kordinasi, tentunya kordinasi awal dan harus tetap dilakukan karena 2019 beliau sudah menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat” kata Ineu.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Barat terpilih M Ridwan Kamil menyatakan, bahwa proses ini merupakan penyesuaian bagi dirinya menjelang tugas barunya sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Jadi ini penyesuaian, setelah ini surat dikirim nanti saya menunggu panggilan pelantikan yang sementara masih per tujuh belas  september. Setelah itu baru ngebut bekerja ada program seratus hari ada program 2019” jelas Emil sapaan akrabnya.

“Tapi  seperti apa yang saya sampaikan di KPU ada peraturan Permendagri No 22 Tahun 2018 yang menyatakan walaupun belum dilantik pasangan terpilih boleh ikut mensinkronisasikan program, maka kita butuh waktu dan meminta izin untuk KUAPPAS agar tidak diparipurnakan sebelum kita isi dengan visi misi pasangan Rindu” pungkasnya.[REL/POB3]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *