Medali Emas Asian Games 2018 Bakal Jadi Akhir Manis Duet Tontowi – Liliyana

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merayakan kemenangan atas pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, (8/6/2018).[bola.com/M Iqbal Ichsan]

JAKARTA | POSBEKASI.COM – Asisten pelatih ganda campuran PBSI, Vita Marissa, mengaku bangga melihat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menjuarai Indonesia Open 2018, Minggu (8/7/2018). Dia menyatakan masih ada satu target besar yang harus dikejar sebelum Liliyana kemungkinan bakal pensiun pada tahun ini, yaitu medali emas Asian Games 2018.

“Congrats Butet/Owi, selalu bangga melihat kalian. Bisa menjadi contoh bagi generasi penerus, latihan bagus, disiplin bagus, attitude bagus, sangat bangga kepada kalian berdua,” tulis Vita di akun Instagramnya.

“Untuk Butet, apapun keputusannya nanti, saya hanya ingin mengatakan nikmati saja dan terima kasih selalu membuat saya gembira. Untuk Owi, waktunya membimbing yang muda, karena kamu spesial,” sambung dia.

Liliyana Natsir mengisyaratkan akan gantung raket dalam waktu dekat. Dia juga sudah mengatakan Indonesia Open 2018 kemungkinan menjadi edisi terakhir baginya.

Kontribusi Tontowi/Liliyana masih dinantikan Indonesia pada ajang Asian Games 2018. Mereka menjadi salah satu andalan untuk mendulang emas, bersama ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

“Satu target lagi, Asian Games. Selamat sang juara Liliyana dan Tontowi,” kata Vita Marissa.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merengkuh gelar juara di Indonesia Open 2018 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di partai final. Kans ganda campuran terbaik Indonesia tersebut untuk berjaya di Asian Games diprediksi terbuka lebar karena peta persaingan tak akan jauh berbeda dengan Indonesia Opena. Bahkan, saingan berkurang karena pemain-pemain dari luar Asia tak bakal berpartisipasi.[bola]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *