Kabupaten Bekasi Kekurangan Tenaga Dokter

Ilustrasi

CIKARANG | POSBEKASI.COM – Kabupaten Bekasi sebagai wilayah penyangga ibu kota ternyata masih kekurangan tenaga dokter, dari populasi warganya yang berjumlah 3,6 juta, tenaga dokter masih berjumlah 1.400 orang.

Padahal idealnya, setiap 25.000 penduduk ditangani 1 orang dokter. Kekurangan tenaga medis ini tentunya akan berpengaruh pada penanganan medis terhadap pasien.

KLIK : Polisi Lepas Dokter Aborsi Klinik MBC yang Menyerahkan Diri, Ini Pertimbangannya

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bekasi, Mulyana Syarief, mengakui jumlah tenaga medis masih sangat kurang, khususnya di kecamatan terpencil yang jauh dari perkotaan.

Oleh karena itu pihaknya mendorong supaya program internship dilakukan di kecamatan yang jumlah tenaga medisnya minim.

KLIK : Kabupaten Bekasi Butuh 401 Dokter Untuk Memaksimalkan Layanan Kesehatan

“Program internship merupakan program pemandirian dokter yang baru saja lulus untuk menyelaraskan hasil pendidikannya dengan kondisi di lapangan,” kata Mulyana, di Cikarang, Ahad 8 Juli 2018.

Dengan adanya penempatan dokter magang itu diharapkan bisa mengatasi kebutuhan tenaga medis yang saat ini masih kurang.

KLIK : Dokter RS Hermina Grandwis “Kaya Gak Berdosa” Tinggalkan Pasien yang Menunggu

Mulyana menambahkan, setiap tahun Kabupaten Bekasi mendapat alokasi untuk program dokter magang, namun jumlah tidak banyak dan kebanyakan mereka ditempatkan di wilayah perkotaan.

“Kedepan perlu ada kerja sama kemitraan dengan beberapa universitas kedokteran ternama, supaya lulusannya dapat ditempatkan pada kecamatan yang membutuhkan,” pungkasnya.

Sumber: dakta.com

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *