Relawan Adhy Firdaus Akan Cocokkan Rekapitulasi C1 Dengan Hitungan Suara Versi KPU

Paslon Walikota Bekasi Nur Supriyanto-Adhy Firdaus

BEKASI | POSBEKASI.COM – Pemilihan Walikota Bekasi periode 2018-2023 yang dilangsungkan pada Pilkada Jawa Barat serentak, Rabu 27 Juni 2018 lalu, hingga kini KPUD Kota Bekasi belum mengumumkan hasil penghitungan perolehan suara.

KPUD Kota Bekasi baru akan menetapkan Walikota Bekasi terpilih pada Senin 9 Juli 2018. Itupun, bila salah satu pasangan calon (paslon) dari dua paslon yakni, Rahmat Effendi – Tri Adhiyanto dan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus tidak melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

KLIK : Nurul: Bila Tak Ada Gugatan, 9 Juli Akan Diumumkan Pemenang Pilwalkot Bekasi

Sampai saat ini, belum ada satu paslon yang terdengar akan melakukan gugatan ke MK, namun Tim Advokasi paslon Nur-Firdaus telah melaporkan 298 temuan saat hari pencoblosan ke Panwaslu Kota Bekasi. Sejumlah temuan yang dilaporkan itu terkait dugaan adanya gerakan terstruktur, sistimatis dan massif yang mengakibatkan kerugian suara pada paslon nomor urut 2 itu.

KLIK : 298 Pelanggaran Sistimatis dan Masif pada Pilwalkot Bekasi Dilaporkan ke Panwaslu

Menyikapi tenggat waktu yang masih ada sebelum KPUD Kota Bekasi mengumumkan pemenang Walikota Bekasi, namun dinamika yang berkembang di tengah masyarakat tentang hasil quick count disikapi Tim Relawan Adhy Firdaus merilis pernyataan seperti yang diterima Posbekasi.com, Kamis 5 Juli 2018, sebagai berikut:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Maraknya opini yang berkembang di tengah masyarakat tentang hasil quick count Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Bekasi, maka Tim Relawan Adhy Firdaus mengambil sikap sebagai berikut:

  1. Pasangan Calon Nomor 2 Nur Firdaus (NF) diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Selain kedua partai tersebut, NF juga mendapat dukungan dari beberapa partai lain di antaranya Partai Bulan Bintang, Partai Idaman dan Partai Berkarya
  2. Sampai saat ini tim Relawan Adhy Firdaus masih menyelesaikan dan melakukan rekap hasil suara dan masih mengumpulkan data C1 dari seluruh TPS di Kota Bekasi. Namun sehubungan dengan adanya beberapa TPS yang tidak memberikan berita acara dan tidak ada C-1, menjadikan penghitungan masih terus dilakukan.
  3. Sehubungan dengan adanya temuan di lapangan yang tidak dibuatkan berita acara dan tembusan C-1, Tim Advokasi NF sudah menyampaikan pemberitahuan kepada Panwaslu untuk ditindak lanjuti, sehingga Tim Relawan NF bisa melakukan penghitungan secara lengkap di seluruh TPS Kota Bekasi.
  4. Tim Relawan Adhy Firdaus tetap menghormati dan menjunjung tinggi demokrasi dan taat pada konstitusi, untuk itu kami bersikap tetap menunggu hasil pengumuman KPU Kota Bekasi pada 9 Juli 2018 mendatang.
  5. Tim Relawan NF akan bersikap dan menentukan langkah selanjutnya apabila terjadi ketidak cocokan perolehan suara antara versi pengumuman KPU Kota Bekasi dengan rekapitulasi versi C1 asli (copy) yang dimiliki Tim Relawan.
  6. Kami meminta kepada seluruh warga Kota Bekasi khususnya pendukung Nur Firdaus, agar tetap menahan diri, bersabar menunggu pengumuman resmi, menjaga ketertiban dan keamanan, menjalankan azas demokrasi dan menghormati konstitusi.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk dapat dipahami oleh semua pihak yang berkepentingan. Akhir kata, atas segala dukungan warga masyarakat Kota Bekasi kepada paslon Nur-Firdaus (NF) selama ini, tidak lupa  kami ucapkan terima kasih, mohon maaf lahir & batin.

Wallahul Muwafiq I’la Aqwamith Thariq,

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bekasi, 5 Juli 2018

Adji Sudomo

Ketua Tim Relawan Adhy Firdaus.

[REL/POB1]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *