Quick Count Berbeda, Pj Gubernur Jabar: Paslon Tahan Diri, Tunggu Hasil Resmi KPU

Penjabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan usai meninjau pemungutan suara di TPS 22 Rutan Kebon Waru Kota Bandung, Rabu 27 Juni 2018.[IST]

BANDUNG, POSBEKASI.COM – Penjabat Gubernur Jawa Barat H.Mochamad Iriawan mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil resmi penghitungan pemungutan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), guna menjaga situasi tetap kondusifitas pasca pemungutan suara.

Walaupun hasil penghitungan suara sementara dapat diketahui dari sejumlah lembaga melalui hitungan cepatnya atau quick count, namun Iriawan meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU tanggal 9 Juli 2018 nanti.

KLIK : Pemenang Pilwalkot Bekasi Diumumkan Juli

“Mari kita tunggu hasil penghitungan resmi dari pemerintah. Kalau quick count kan masing-masing punya sistem yang berbeda. Kalau untuk melihat silakan saja namun nanti KPU akan mengumunkan hasil penghitungan resmi tanggal 9 Juli 2018. Masyarakat harus bersabar tunggu hasil yang resmi,” kata Iriawan usai meninjau pemungutan suara di TPS 22 Rutan Kebon Waru Kota Bandung, Rabu 27 Juni 2018.

Selain itu Iriawan pun berharap kepada para Paslon peserta Pemilu baik pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota untuk menghormari proses hitungan resmi dan tidak saling klaim pemenang.

“Kami imbau juga kepada para Paslon hormati dulu proses penghitungan resmi, boleh merasa unggul tapi tunggu dulu hasil dari KPU, kami harap untuk menahan diri saja,” kata mantan Kapolda Jabar ini.

KLIK : Presiden Apresiasi Polda Metro Menjaga Pengamanan OKJ dan Pilkada Serentak 2018

Iriawan mengungkap, dari pantauannya ada sedikit permasalahan menjelang pemungutan suara, di Kabupaten Cirebon tepatnya di daerah Plumbon ada 2642 surat suara yang hilang. Namun di hari pemungutan suara, surat suara yang hilang tersebut sudah dipenuhi dengan diganti surat suara baru.

“Surat suara yang hilang itu sudah kita lakukan pendalaman kenapa bisa hilang yang jelas KPU dibantu Bawaslu sudah memenuhi surat yang hilang itu. Saya pantau terus dan Alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik hari ini,” ujar Iriawan.

Selain di Kabupaten Cirebon, ada 29 lembar surat suara yang rusak karena basah di Kabupaten Bandung Barat. Setelah melalui proses pengeringan, surat suara yang basah tersebut dapat kembali digunakan saat pemungutan suara.

Dari segi keamaman, Iriawan memastikan sampai saat ini proses pemungutan suara di seluruh Jabar umumnya berjalan lancar dan kondusif.

“Situasi keamanan saya terus komunikasi dengan keamanan yang membawai Kamtibmas, Alhamdulillah situasi dalam keadaan kondusif, kita harapkan dari mulai pemungutan dan rekapitulasi suara semua lancar,” tuturnya.[DIN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *