APK Dirusak, Nur Supriyanto: “Alhamdulillah Mereka Sadar dan Sudah Mencoblos No 2”

Dua APK dari dua paslon yang bertarung di Pilkada Kota Bekasi hanya paslon nomor 2 yang “dicoblos”.[IST]

BEKASI, POSBEKASI.COM – Enam hari lagi warga Kota Bekasi akan menentukan pemimpinnya untuk lima tahun ke depan dengan cara mencoblos di bilik suara (TPS), namun saat ini sudah banyak yang mencoblos alat peraga kampaye (APK) pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Nur Supriyanto – Adhy Firdaus.

APK paslon yang diusung Partai PKS – Gerindra ini sejak awal memang kerab menjadi langganan ‘pengerusakan’ dengan mencoblos nomor 2 dan gambar Nur – Firdaus oleh pihak-pihak tertentu yang tidak sabar menunggu 27 Juni 2018.

KLIK : Masa Tenang Pilkada Kota Bekasi, Satpol PP Turukan APK

“KPU dan Bawaslu baru akan menertibkan APK pada masa tenang 24 Juni mendatang, namun APK Nur – Firdaus sudah banyak dirusak bahkan dicopot oleh pihak-pihak tertentu, termasuk Satpol PP yang sejak awal sudah memperlihatkan ketidak netralitasnya dalam berdemokrasai,” kata calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto ketik dihubungi posbekasi.com, Kamis 21 Juni 2018.

Meski sejak awal banyak APK Nur – Firdaus dirusak, tapi Nur Supriynato tidak pernah berprasangka buruk apalagi sampai memperkarakannya ke jalur hukum.

“Justru sebaliknya, saya bersyukur APK Nur – Firdaus disukai masyarakat. Tiap kali melihat, dan dilaporkan tim maupun masyarakat yang mendukung kami mengirim foto-foto APK yang dicoblos sebelum waktunya itu, saya selalu berdoa agar mereka benar-benar mencoblos nomor 2 di bilik suara nanti,” ungkapnya.

KLIK : Debat Pilwalkot Bekasi, Kota Modern Berbasis Digital Bawa Kemudahan Termasuk Mudah Mengetauhi Pemilik Ijazah

Pesta demokrasi ini memang banyak ragam dan kemauan warga juga tidak seragam, ada yang mendukung atau berpihak, bahkan ada yang membuly sampai memfitnah dengan cara-caranya sendiri maupun kelompok.

“Karena niat saya maju di Pilkada Kota Bekasi ini dilandasi untuk mengabdi, mesejahterakan masyarakat dan membangun serta memajukan kota yang kita cintai dan banggakan ini untuk lebih maju, modern juga religius tanpa menghilangkan identitas maupun karakteristik serta budaya Bekasi, saya berpikir positive thinking melihat dan menjalani semua proses Pilkada ini,” tuturnya.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat ini, dirinya kerab memberi wejangan kepada tim mupun pendukungnya untuk selalu bersabar dan tidak melakukan tindakan yang dapat menciderai proses demokrasi apalagi sampai melanggar hukum.

KLIK : Piagam Al Azhar, Al Athos: Ulama Dan Muslim Bekasi Istiqomah Pilih Nur – Firdaus

“Saya bersyukur mendapat dukungan penuh dari Ulama, Habaib, Ustadz, Ustdzah se-Bekasi Raya dengan mengeluarkan resolusi Piagam Al Azhar, dan khususnya kaum muslimin untuk memimpin Kota Bekasi. Karena itu, amanah para ulama dan umat muslim, Insya Allah saya jalankan sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik dan menjaga semua umat yang ada di Kota Bekasi kita ini untuk sama-sama menjadikan Kota Bekasi termodern untuk semua umat,” terangnya.

Terkait APK yang ‘dicoblos’ sebelum waktunya yang diduga dilakukan kubu sebelah, Nur Supriyanto justru berterimakasih dan mendoakannya untuk tidak lupa mencoblosnya lagi di tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 Juni 2018.

“Alhamdulillah, kubu sebelah sadar dan sudah mencoblos nomor 2 Nur – Firdaus,” ungkapnya sambil berdoa warga Kota Bekasi yang selama ini belum mendukungnya akan memilihnya di bilik suara nanti.[POB7]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *