Loloskan Ijazah SMA Rahmat Effendi, KPU Kota Bekasi Akan Dilaporkan ke DKPP

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu

BEKASI, POSBEKASI.COM –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi akan dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) lolosnya berkas persyaratan yakni, ijazah SAM petahana Rahmat Effendi.

Hal tersebut diungkapkan Tim Advokasi pasangan calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto – Adhi Firdaus, Bambang Sunaryo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima posbekasi.com, Sabtu 16 Juni 2018.

Menurut Bambang, dalam waktu dekat ini akan melaporkan KPU Kota Bekasi ke DKPPP. “Pasca liburan lebaran ini kita segera laporan KPU Kota Bekasi ke DKPP terkait berita acara yang meloloskan berkas persyaratan petahana Rahmat Effendi,” kata Bambang.

KLIK : Soroti Pilkada Kota Bekasi, Praktisi Pendidikan: Pemimpin Ijazah Palsu Tak Bisa Ditolelir

Dikatakannya, laporan tersebut karena dinilai berita acara KPU Kota Bekasi cacat hukum dan merusak demokrasi.

“Ini jelas melanggar hukum. Berdasarkan Peraturan KPU Pasal 50, seharusnya bila paslon bersekolah di sekolah swasta, maka penandatangan legalisir ijazah adalah pihak dinas pendidikan, bukan pihak sekolah. Namun dalam kasus ijazah sekolah swasta Rahmat Effendi, penandatangan legalisir ternyata dilakukan pihak sekolah,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut Bmbang menyatakan, berita acara KPU Kota Bekasi merusak iklim pesta demokrasi pada Pilkada Kota Bekasi. “KPU Kota Bekasi secara jelas membiarkan pelanggaran terhaap UU yang berlaku. Dengan begitu, bisa dikatakan tindakan KPU Kota Bekasi dianggap secara jelas terlibat dalam kecurangan dan berpihak kepada pasangan tertentu,” ucapnya.

KLIK : Adhy Firdaus Tantang KPU Tunjukan Ijazah Asli Paslon Walikota Bekasi

Laporan kejanggalan yang dilakukan oleh KPU Kota Bekasi ke DKPP tambah Bambang, diharapkan nantinya DKPP segera bisa menyidangkan sesuai aturan yang berlaku sebelum 27 Juni 2018.

“Jika terbukti nantinya KPU Kota Bekasi bersalah harus dikenakan sanksi tegas,” katanya.

Sebelumnya, calon Wakil Walikota nomor urut 2, Adhy Firdaus siap 100 persen menantang Timses paslon Rahmat Effendi – Tri Adhianto, yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi, Maryadi, seperti diberitakan salahsatu media lokal yang meminta Bawaslu melakukan verifikasi ulang terhadap data-data kependidikan yang diajukan Adhy Firdaus.

“Begini saja, kita tantang sekarang dan KPUD Bekasi berani gak menunjukan ijazah asli semua paslon termasuk ijazah SMA Rahmat Effendi,” ungkap Adhy beberapa waktu lalu.[REL/POB7]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *