Nurul: Anggota KPPS Harus Netral

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarhaeni.[IST]

BEKASI, POSBEKASI.COM – Petugas KPPS harus bisa bekerja secara profesional, dapat menjaga netralitas, berpegang teguh, menjaga integritasnya. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada perhitungan suara. Demikian ditegaskan Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni.

Nantinya, kata Nurul, KPPS ini akan bertugas membagikan undangan kepada para pemiih yang sudah terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT), menggelar pemilihan di TPS setempat, dan melakukan penghitungan hasil suara di TPS masing-masing.

KLIK : Kemendagri Bahas “Makar Rayendra”, Ruddy: Jika Dibiarkan Menggerogoti Netralitas ASN

“Petugas KPPS ini menjadi ujung tombak, karena pada saat pelaksanaannya pun cukup berat. Makanya harus benar-benar sehingga hasilnya pun baik dan seperti yang kita harapkan,” paparnya.

Terakhir menyerahkan semua dokumen pelaksanaan pemilihan kepada PPS di kantor lurah. KPPS ini bertugas pada pelaksanaan pilkada serentak pemilihan walikota padang tanggal 27 Juni 2018.

KLIK : Waw, “Ketua Panwaslu Seret Rayendra”

“Tugasnya mulai dari penyebaran undangan, penentuan TPS, pelaksanaan pilkada, hingga penghitungan hasil suara. Setelah itu barulah diserahkan ke PPS di Kelurahan,” kata wanita berjilbab ini.

Anggota KPPS dituntut netral dan tidak memihak dalam bekerja pada pilkada serantak mendatang. Pada pilkada 27 Juni mendatang, ada dua pasang calon walikota-wakil walikota Bekasi yang akan dipilih pada Pilkada nanti, yaitu Rahmat Effendi-Tri Adhianto dan pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus.[REL/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *