DPRD Kota Bekasi Minta Polisi Tangkap Pembuat Selebaran Hoax “Perang Salib Gereja Santa Clara”

Markas Polres Metro Bekasi Kota.[DOK]

BEKASI, POSBEKASI.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Heri Koswara mempertanyakan kasus pengajar Pondok Pesantren Al Khoirot Rawalumbu, Ustdz Sodikin, yang ditangkap polisi pada Ahad 27 Mei 2018 dengan dugaan menyebarkan kabar selebaran hoax “Perang Salib Gereja Santa Clara”.

“Untuk kasus Ustadz Sodikin, saya ingin bertanya kepada pihak berwajib. Kenapa hanya beliau yang ditangkap? Sementara beliau sendiri sudah menjelaskan kepada tim pembelanya bahwa beliau cuma mau klarifikasi ke grup WA. Beliau tidak ada niat membuat kisruh dan yang jelas, menurut laporan yang saya terima beliau bukan pembuat selebaran itu,” ujar Heri Koswara kepada sejumlah awak media di Bekasi, Senin 4 Juni 2018.

KLIK : Mencuat Isu Rusak Pilkada Kota Bekasi, Kombes Indarto: “Seruan Itu Tidak Benar”

Herkos menilai harusnya pihak kepolisian membuka kasus ini secara terbuka. Harus dicari siapa pembuat selebaran itu.

“Harusnya dicari siapa pembuat selebaran itu, siapa yang memotretnya. Itu yang harusnya dilakukan,” ujar Herkos.

KLIK : Teror? Mobil Branding Nur-Firdaus Dirusak OTK

Herkos juga menilai kasus ini jangan berhenti di Sodikin. “Jangan sampai kasus ini berhenti di Ustadz Sodikin yang dari Pesantren. Pengajar pesantren ditangkap, pembuat selebarannya malah dibiarkan. Ini tidak adil namanya. Dimana keadilan, perlakuan yang sama dimata hukum kalau seperti ini?” pungkas Herkos.[REL/DEN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *