DPRD Jabar Dorong Percepatan Pembangunan Runway BIJB Kertajati

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari janji mendorong pengerjaan pembangunan runway Bandara BIJB Kertajati hingga selesai akhir tahun 2018 ini.[IST]

BANDUNG, POSBEKASI.COM – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, terkait belum rampungnya target pengerjaan pembangunan runway Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka sepanjang 3.000 meter pihaknya akan terus mendorong percepatan proses tersebut.

“Target tiga ribu meter runway selesai akhir tahun ini, selain itu tahap kerjasama dengan maskapai sedang dilakukan,” ucap Ineu kepada wartawan, Kamis 24 Mei 2018.

Menurut Ineu, dengan runway berukuran 2.500 x 60 meter yang dimiliki oleh BIJB saat ini belum memungkinkan untuk didarati oleh pesawat sejenis Boeing  777, sehingga ia berharap proses pembangunan runway sepanjang 3.000 meter dapat segera selesai.

“Ketika target runway tersebut telah terpenuhi maka besar harapan kami untuk secepatnya maskapai asing akan bergabung” kata Ineu.

KLIK : Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Jalur Alternatif Dan Arus Mudik Lebaran Menuju Bandara BIJB

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady mengatakan pihaknya mengapresiasi beroperasinya Bandara Intrnasional Jawa Barat, di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Daddy pun menilai posisi Bandar udara kebanggaan masyarakatJawa Barat  saat ini sudah strategis. Ia pun menantikan perwujudan bandara setelah selesai dibangun.

“Apalagi jika sudah seperti grand desainnya yang luasnyamencapai seribu delapan ratus hektare.” ucap Daddy.

Daddy menambahkan, ada beberapa porses yang selanjutnya harus segera dilakukan oleh Pemerintah ProvinsiJawa Barat, dan pihak PT. BIJB. Salah satunya terkait target pembangunan runway yang direncanakan 3.000 meter namun hingga kini proses pengerjaan baru mencapai 2.500 meter.

“Masih banyak yang harus diselesaikan. Misalnya, runway baru dua ribu lima ratus meter dari rencana tiga ribumeter, belum lagi akses tol” ungkap Daddy. Selain itu menurut Daddy, dengan banyaknya jumlahjamaah haji yang dimiliki oleh ProvinsiJawa Barat setiap tahunnya Daddy menekankan pembangunan embarkasi harus segera dilakukan.

“Embarkasi haji belum ada. Padahal, jamaah haji asal Jabar paling besarjumlahnya. Apalagi jika kita menghitung potensi jamaah umrah yang tiada henti sepanjang tahun,” pungkas Daddy.

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka akhirnya resmi beroperasi. Peresmian pengoperasian bandara tersebut ditandai dengan pendaratan perdana oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Bandara yang menelan investasi Rp2,6 triliun, serta menjadi bandara tersebesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan memulai penerbangan komersial pertama pada 8 Juni mendatang.[REL/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *