Komisi I Optimis Partisipasi Pilkada Jabar Capai 80 Persen

H.Syahrir,SE

posBEKASI.com, BEKASI – Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, H Syahrir,SE, mengatakan untuk meningkatkan partisipasi Pilkada Jabar 2018 pihaknya kembali mengingatkan KPU untuk meakurasikan pendataan pemilih yang ada di kabupaten/kota.

“Disduk Capil dengan berbadis e-KTP harus terjun dor to dor. Karena keterbatasan akses untuk mengurus e-KTP, masyarakat terpaksa datang ke kelurahan atau kecamatan,” kata Syahrir ketika dikonfirmasi posbekasi/com, Rabu 14 Maret 2018.

Hal ini dikatakannya, karena angka partisipasi masih dibawah 70 persen dan belum sesuai target yang diharapkan sebagaimana Ketua DPR Jabar Ineu Purwadewi Sundari meminta Komisi I untuk terus melakukan sosialisasi agar target dapat menyentuh angka 80 persen.

“Kami dorong Disdukcapil Jabar dengan dukungan APBD untuk peralatan dan akomodasi transportasi atau kendaraan yang bisa mencapai daerah pelosok-pelosok guna jemput bola,” uangkapnya.

Lebih lanjut Syahrir menekankan, agar KPU Jabar lebih giat lagi mesosialisasikan dan menyampaikan himbau pada masyarakat untuk berpartisipasi di Pilkada serentak ini.

“Dengan demikian kita harap partisipasi di Pilkada Jabar nanti dapat meningkat sesuai harapan kita bersama, bahkan bisa mencapai diatas 80 persen,” optimisnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, menargetkan partisipasi pemilih Pilkda 2018 serentak di Jabar mencapai 80 persen.

Target tersebut merupakan masukan Komisi I DPRD yang selama ini mengontrol langsung penyelenggara pemilu dan menganggarkan Pilkada serentak 2018.

“Beberapa catatan dari Komisi I masih perlu terus disosialisasikan terkait pelaksanaan Pilkada serentak di Jabar,” kata Ineu pekan lalu.

Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan para wakil rakyat ini untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih yang sampai saat ini tercatat masih dibawah sekitar 80 persen.

“Target angka partisipasi pemilih di Jabar bisa menyentuh angka 80 persen. Mengingat jumlah pemilih yang bakal menggunakan haknya di Pilkada serentak 2018 yakni sebanyak 32 juta lebih. Kami berharap partisipasi Pilkada serentak ini bisa lebih baguslah dan harus di atas 75 persen, lebih bagus lagi 80 persen karena ini kita menghadapi event politik di 2019,” terangnya.

Ia berharap, ajang politik 2019 bisa dimaksimalkan penyelenggara untuk mendompleng partisipasi pemilih. Serta, bersama-sama mensukseskan agenda politik 2018 dan 2019.

“Event pilkada ini harus betul-betul menjadi ajang KPU, Panwas juga melakukan pengawasan terus. Kami pemerintahan daerah baik legislatif maupun eksekutif secara bersama-sama terus mendorong agar pesta demokrasi ini baik dan meningkat,” tambahnya.[SOF/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *