Anggota DPRD Gerindra Bantu Warga Cirebon Luka Bakar Kecelakaan Kerja di Bekasi

Rukmantara terbaring akibat mengalami luka bakar di kaki dan tubuhnya saat bekerja di kawasan Bantar Gebang, Kota Bekasi, menahan penderitaannya di rumah yang tak layak huni di Desa Karang Sembung, Karang Sembung, Kabupaten Cirebon.[IST]

POSBEKASI.COM, BANDUNG – Rukmantara,54 tahun, warga Gang Bhakti, RT02/04, Desa Karang Sembung, Kecamatan Karang Sembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menderita luka bakar yang tak kunjung sembuh sebagian tubuhnya tinggal di rumah yang tak layak huni memerlukan uluran tangan dermawan.

“Kami warga sekitar tempat tinggal Rukmantara begitu prihatin dengan penderitaannya yang keadaannya kini terbaring tak mampu untuk beraktifitas akibat kaki kanan dan luka bakar sebagian tubuh kirinya,” kata Muhammad Yusuf, salah seorang warga Dsa Karang Sembung kepada Posbekasi.com, Jumat 5 Januari 2017.

Melihat keadaan Rukmantara, yang sejak sekitar bukan September 2017 lalu mengalami luka bakar akibar kecelakaan kerja di kawasan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Yusuf menuturkan pihak perusahaan sempat membawa Rukmantara ke RSCM Jakarta, namun setelah ada kemajuan kesehatannya Rukmantara dipindah ke RSUD Kota Bekasi.

“Setelah dari RSUD Kota Bekasi, Rukmantara pulang ke kampung untuk dirawat jalan, namun karena sudah tidak bekerja dan tidak memiliki keuangan, akhirnya BPJS Rukamntara tidak terbayar dan kini tidak dapat berobat lagi yang akhirnya luka bakar yang dialaminya justru semakin parah dan mengkhawatirkan,” teranganya.

Warga sekitar desa yang terus berupaya membantu seadanya, akhirnya Yusuf berinisiatif menyampaikan keadaan Rukmantara yang membutuhkan uluran tangan dan pertolongan kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Saya informasikan dan kirim data serta foto-foto Rukmantara kepada Pak Syahrir untuk memohon bantuan pengobatan. Alhamdulillah Pak Syahrir begitu respon dan cepat menyambutnya bahkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat langsung mengkontak Dinkes Kabupaten Cirebon untuk segera menangani Rukmantara,” ungkapnya.

Sementara, H.Syahrir,SE, yang dikonfirmasi terkait bantuan untuk Rukmantara mengaku prihatin begitu mendapat informasi dari Yusuf, bahwa pria duda ditinggal meninggal istrinya dan memiliki seorang putra Baharudin,19 tahun, harus berjuang dalam kesakitan karena tidak mampu untuk berobat.

“Saya begitu terkejut dengan keadaan Rukmantara, informasi ini sudah kita tindaklanjuti ke Dinkes Provinisi Jabar untuk segera membantu dan menangani Rukmantara agar mendapatkan perawatan medis,” kata Syahrir kepada Posbekasi.com, Jumat 5 Januari 2017.

Menurut Syahrir yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Jabar ini, kini Dinkes Jabar dan Dinkes Kabupaten Cirebon telah menangani Rukmantara. “Secepatnya Dinkes akan menangani medis Rukmantara, saat ini masih dilakukan koordinasi untuk penanganannya. Nanti biar Dinkes yang memutuskan di RS mana Rukmantara dirawat,” katanya.

Bagi kita lanjut anggota DPRD Jabar dari Daerah pemilihan Kabupaten Bekasi ini, tidak bolah ada warga Jawa Barat yang sakit karena tidak mampu membayar rumah sakit. “Semua warga Jabar harus mendaptakan pelayanan kesehatan. Meski tidak memiliki kemampuan membayar Pemprov Jabar wajib membayar dan memberikan pelayanan yang terbaik pada rakyatnya,” ucap Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar ini.[YAN]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *