Rampok SPBU Setu, 1 dari 5 Pelaku Kelompok Palembang, Ngawi dan Yogya Ditembak

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Nano S saat menggelar kasus peramapokan SPBU di Setu.[MIN]

POSBEKASI.COM, CIKARANG – Tim Buser Polsek Setu dan Tim Kobra Polres Metro Bekasi dalam tempo dua hari berhasil meringkus 5 orang komplotan perampok special Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kampung Cikedokan, RT02/01, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang dirampo pada Ahad 17 Desember 2017, dinihari lalu.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara, mengatakan 5 dari pelaku seorang di antaranta terpaksa dilumpuhkan dengan cara kakinya ditembak karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di daerah DKI Jakarta.

“Perampokan SPBU itu terjadi pada saat Rusman,48 tahun, security SPBU tengah duduk di depan SPBU. Sekitar pukul 04:15, datang empat orang tidak dikenal. Salah satu diantara mereka tiba-tiba mendekat dan mengacungkan senjata tajam jenis golok ke arah Rusman,” kata Candra Sukma Kumara di Mapolres Metro Bekasi,Sabtu 23 Desember 2017

Dikatakannya, para pelaku langsung menggiring Rusman ke dalam kantor pengelola SPBU dan melihat security lainnya, yakni Sepin,39 tahun. Kemudian pelaku memukul Sepin dengan besi pipa oleh seorang pelaku di bagian punggung sebelah kanannya.

“Rusman dan Sepin diikat kaki dan tangannya. Sementara mulutnya ditutup dengan lakban. Setelah memperdaya Rusman dan Sepin, dua orang tersangka lalu naik ke lantai dua kantor pengelola SPBU dan melihat karyawan SPBU lainnya yang bernama Agus,34 tahun, lalu mengikat kaki dan tangannya serta menutupnya dengan selimut,” terangnya.

Sementara, Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat, yang diwakili Kanit Reskrim Iptu Nano S saat mendampingi Kapolrestro, mengatakan, kelima tersangka itu adalah RB alias FB,32 tahun, N alias MO,28 tahun, R alias AJ,42 tahun, AS,34 tahun dan AS alias L,51 tahun.

“Komplotan ini merupakan kelompok Palembang, Ngawi dan Yogya, berhasuk membaw kabur sejumlah uang tunai dengan jumlah kecil sekitar Rp250 ribu dan satu handphone,” kata Iptu Nano.

Dikatakannya, saat para pelaku beraksi, Sepin memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan ia kabur ke depan SPBU serta berteriak minta tolong sehingga para tersangka panik dan melarikan diri satu persatu dan belum sempat mengambil uang yang leih banyak di brankas SPBU.

Kelima pelaku yang dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dan terancam dikenakan hukuman maksimal 12 tahun penjara itu sebelumnya pernah berhasil merampok SPBU Parung, Kabupaten Bogor dan SPBU di Jalan Raya Benda Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Sebelumnya Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat mengatakan, pelaku berjumlah 5 orang itu 4 orang beraksi merampok sedangkan 1 orang menunggu didalam mobil jenis minibus yang digunakan komplotan tersebut.

“Hasil identifikasi dari CCTV SPBU 4 pelaku melakukan aksi perampokan sedangkan satu pelaku stand by di mobil menunggu rekannya. Dari CCTV itu kita dapatkan petunjuk hingga mengetauhi ciri-ciri pelaku yang kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil meringkus ke limanya,” katanya.[MIN]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *