Bus TransPatriot Menggelinding

Walikota dan Wakil Walikota Bekasi meluncurkan Bus TransPatriot Bekasi.[IST]

POSBEKASI.COM, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi  memulai uji coba operasional bus umum Transpatriot hari ini secara gratis untuk mengukur animo masyarakat setempat terhadap alternatif transportasi di Kota Bekasi.

Peluncuran uji coba bus 3/4 itu dilakukan secara simbolis , senin ( 18/12) oleh Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu didampingi sejumlah instansi terkait dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota, Dewan Transportasi Kota Bekasi dan perwakilan Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi mengingatkan kepada jajaran Dishub Kota Bekasi untuk segera memenuhi persyaratan operasional Transpatriot dengan mengganti plat merah kendaraan dengan plat kuning sebagai angkutan umum.

“Transpatriot hari ini lakukan sosialisasi bus kepada masyarakat. Walikota juga mengingatkan Dishub karena masih pakai plat merah selama uji coba ini berlangsung. Tugasnya hanya sosialisasikan saja, sampai plat kuning jadi,” katanya.

Menurut Walikota, tujuan disosialisasikannya angkutan tersebut agar masyarakat tahu bahwa ada Transportasi yang terintegrasi dengan Transjakarta,” ujarnya.

Smeentara itu, Kepala Dinas Perhubunggan, Yayan Yuliana mengatakan Saat ini tahapan operasional Transpatriot sudah sampai pada uji coba. Dari sembilan unit yang kita peroleh dari pengadaan secara lelang elektronik, baru tiga di antaranya yang kita uji coba mulai hari ini,” terang Yayan di sela peluncuran Transpatriot bertempat di Lapangan Upacara Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin pagi.

Menurut Kadishub, bus yang diuji coba itu menyasar trayek Harapan Indah Kecamatan Medansatria hingga Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur.

Rencananya, taryek Transpatriot juga akan dikembangkan menyusuri Terminal Induk Bekasi hingga Kecamatan Pondokgede.

“Uji coba ini ditargetkan berjalan sampai dengan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selaku operator Transpatriot. Estimasi kami, akhir Desember 2017, BUMD segera terbentuk,” katanya.

Menurut dia, keharusan pembentukan BUMD merupakan syarat mutlak bagi Pemkot Bekasi untuk mengoperasionalkan angkutan massal itu. “Selama BUMD belum terbentuk, kita gratiskan dulu warga yang ingin naik,” katanya.

Transpatriot ditargetkan baru akan benar-benar beroperasional paling lambat Januari hingga Februari 2018.tandas Yayan.[ISH]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *