Korupsi Revitalisasi, Kejari Geledah Kantor Dinas Koperasi Karawang

Kejari Karawang.[DOK]

POSBEKASI.COM, KARAWANG – Kantor Dinas Koperasi dan UKM Karawang digeledah Kejaksaan Negeri Karawang, Jawa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi revitalisasi pasar tradisional tahun anggaran 2013.

“Penggeledahan ini upaya paksa yang kita lakukan untuk memperkuat alat bukti yang sudah kita miliki,” kata KasiPidana Khusus Kejari Karawang, Deny Marincka Pratama, Rabu 13 Desember 2017.

Dikatakannya, penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen pendukung sangkaan korupsi yang diduga dilakukan pengurus Koperasi Serba Usaha (KSU) Damai Sentosa di Desa Tanjung Bungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang.

Revitalisasi pasar sebesar Rp900 juta merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM yang diberikan ke koperasi pasar.

Dalam penggeledahan yang dilakukan selama empat jam itu, tim penyidik memasuki setiap ruangan dan memeriksa lemari dan laci yang ada di dalam ruangan. Penyidik membuka seluruh dokumen yang ada dalam ruangan dan memeriksa satu persatu. “Kita mencari sejumlah dokumen untuk memperkuat alat bukti yang sudah kita miliki. Dalam kasus ini kita sudah menetapkan tiga orang pengurus koperasi Damai Sentosa sebagai tersangka yaitu MJR, MTS, AHM,” kata dia.

Ia mengatakan, ada 64 dokumen yang saat ini dicari. Di antaranya dokumen proposal permohonan bantuan program, dokumen kegiatan serta dokumen penggunaan uang bantuan tersebut.

Dalam mengungkap kasus itu, penyidik telah memeriksa sekitar 30 orang saksi terkait dengan pembangunan pasar di Desa Tanjung Bungin Kecamatan Pakisjaya.

Penyidik menetapkan tiga tersangka karena telah ditemukan perbuatan melanggar hukum, yakni pembangunan pasar yang seharusnya dilakukan dengan cara swakelola, tapi dikerjakan oleh rekanan yang sengaja ditunjuk.

Akibatnya, terjadi kerugian negara sebesar Rp170 juta untuk fisik bangunan. Namun penyidik juga menemukan potensi kerugian negara yang lainnya sekitar Rp100 juta yang dikelola oleh Koperasi Damai Sentosa.[ANT/MET]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *