RTH Kabupaten Bekasi Belum Ideal

Salahsatu RTH di tengah Kota Cikarang Timur.[DOK]

POSBEKASI.COM, CIKARANG – Kepala Bidang Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) EY Taupik, mengakui hingga saat ini ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan Kabupaten Bekasi masih kurang ideal.

Tidak hanya itu, ruang publik itu pun diakuinya juga minim di setiap desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Maka, untuk memenuhi RTH, pihaknya melalui perencanaan akan mengeluarkan sejumlah langkah untuk memenuhi kebutuhan RTH, Seperti mengalokasikan anggaran secara bertahap membangun ruang publik.

“Tentunya kita harus berani mengalokasikan anggaran untuk pembangunan. Selain itu kita akan gandeng pihak ketiga untuk berpartisipasi, dan bagi para pengembang ketika membangun harus sesuai dengan ketentuan yakni 60 untuk pembangunan 40persen untuk fasos fasum dari lahan yang akan dibangun,” kata Taupik, Kamis 9 Nopember 2017.

Sekadar informasi, Kabupaten Bekasi memiliki luas 127.338 hektar, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 Tahu 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau, maka pemerintah daerah harus menyediakan kawasan hijau di wilayah perkotaan seluas 30 persen. Namun Kabupaten Bekasi yang memiliki wilayah perkotaan seluas sekitar 50ribuan hektar baru menyediakan 17,05 persen atau sekutar 8.700an hektar ruang terbuka hijau.

Taupik menjelaskan, adapun wilayah perkotaan yang wajib tersedia RTH. Diantaranya, Cikarang Pusat, Timur, Selatan, Barat, Utara, Tambun Selatan, dan Cibitung.[REL]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *