Kenderaan Mengular Sampai Malam di “Jalur Neraka” Bantar Gebang – Setu

Antrian kenderaan mengular hingga 1 kilometer akibat proyek saluran air Kali Siluman di Jalan Raya Bantar Gebang – Setu, Selasa 24 Oktober 2017 malam.[YAN]

POSBEKASI.COM, PADURENAN – Meski hujan telah berhenti, Selasa 24 Oktober 2017 malam, namun macet di Jalan Raya Bantar Gebang – Setu masih mengular hingga 1 kilometer akibat proyek pembangunan saluran air Kali Siluman, di perbatasan Kelurahan Cimuning dan Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Pantauan Posbekasi.com malam tadi, kemacetan sepanjang hari sejak pagi puul 06:30 sampai pukul 21:00 terjadi antrian panjang kenderaan roda dua maupun truk.

“Untuk jalan 1 kilometer bisa memakan waktu satu jam,” kata Purwanto kepada Posbekasi.com, Selasa malam ini.

Menurut Purwanto, antrian panjang sejak siang terjadi yang arah ke Bantar Gebang mulai dari Perempatan Cimuning hingga ke depan restoran saji cepat KFC, sebaliknya dari arah Bantar Gebang ke Cimuning mulai terjadi deretan mobil dari Perumahan Royal Park hingga ke depan McDonald.

Jalur Bantar Gebang – Setu disebut warga sebagai “jalur neraka” yang menyiksa pengendera hingga sejam lebih untuk menempuh 1 kilometer disebabkan pekerjaan sodetan sluran air yang dibuang ke Kali Siluman oleh Dinas PUPR Kota Bekasi.[YAN]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *