Peringati HAN, Walikota Bekasi: “Saya Anak Patriot Indonesia, Saya Bangga dan Gembira”

Walikota Bekasi Rahmat Effendi melepas burung memperingatai HAN Tingkat Kota Bekasi di Pintu Timur Stadion Patriot Chandrabhaga, Minggu 1 Oktober 2017.[IST]

POSBEKASI.COM, BEKASI – Walikota Bekasi, Dr.Rahmat Effendi, memperingatai Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bekasi dengan tema “Saya Anak Patriot Indonesia, Saya Bangga dan Gembira” di Pintu Timur Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Jend. A.Yani, Bekasi Selatan, Minggu 1 Oktober 2017.

“Oleh karenanya Pemkot Bekasi sangat memprioritaskan kepentingan tumbuh kembang anak, Kota Bekasi berpacu dab bertekad untuk memiliki aarana pendidikan yang baik, sarana pelayanan kesehatan yang selalu mengutamakan kepentingan anak,” ujar Walikot dalam sambutannya.

Hadir pada kegiatan ini para pemangku jabatan eselon dua dan tiga, camat dan lurah, perwakilan dari KPAI serta siswa dan siswi mulai dari tingkat TK, SD sampai dengan SMA se-Kota Bekasi, Walikota mengatakan bahwa anak memiliki tempat yang spesial dan istimewa dalam proses pembangunan manusia karena pembangunan Kota Bekasi 10 sampai dengan 15 tahun yang akan datang ditentukan kualitas anak pada hati ini.

“Kami juga akan membangun pusat pelayanan publik yang aman dan nyaman untuk semua warga masyarakat termasuk untuk anak-anak, diantaranya adalah rencana pembuatan 1000 ruang terbuka hijau yang sebagian sudah jadi,  untuk bermain mengeluarkan kreayivitas dalam kegembiraan anak-anak Kota Bekasi,” imbuhnya

“Tanggal 22 Juli 2017 yang lalu di Pakanbaru pada Peringanatan Hari Anak Nasional, saya mewakili Pemko Bekasi menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak Tingkat Madya Tahun 2017, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan penghargaan atas kepedulian Kota Bekasi terhadap anak-anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wali Kota Bekasi berharap marilah mulai hari ini kita peduki pada anak-anak, kita jaga dan ciptakan kegembiraan untuk anak-anak kita, ciptakan rasa kebersamaan, rasa persaudaraan, sikap saling menghargai, disiplin yang tinggi di lingkungan keluarga masing-masing sehingga anak-anak terhindar dari pengaruh pergaulan yang negatif.

“Kita kembangkan komunikasi yang kondusif dengan permainan-permainan yang membuat gembira dan menjadi kenangan serta kelak kegembiraan ini sebagai dasar karakter yang kuat dan positif,” pungkasnya.[adv/humas]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *