Pemotor Nilai Pemerintah Diskriminasi Larang Melintas di Jalan Ahamd Yani

Pemotor melintas di jalur lambat Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi depan Stadion Patriot Chandrabaga.[GHA]

POSBEKASI.COM, BEKASI – Sejumlah wara Kota Bekasi yang kerap menggunakan sepeda motor dalam beraktivitas memprotes larangan motor melintasi Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi yang rencananya mulai diberlakukan pada September 2017 mendatang.

Jalan protokol yang membelah Jalan KH Ner Alie (Kalimalang) dan Mayor M Hasibuan itu akan diberlakaukan pembatasan untuk sepeda motor diusulkan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Usulan BPTJ melarang motor di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi itu juga secara bersamaan larangan jalan lainnya diantaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Rasuna Said  (DKI Jakarta), Jalan Jenderal Sudirman (Tengerang), Jalan H Juanda, Jalan Raya Serpong (Tangerang Selatan), Jalan Raya Margonda (Depok) dan Jalan Padjajaran (Bogor).

“Saya hanya memiliki sepeda motor yang setiap hari melintasi Jalan Ahamd Yani sebagai jalur tercepat ke kantor, kalau larangan itu diberlakukan saya harus memutar dan tentu tidak saja mengalami kemacetan seperti saat ini tetapi juga waktu tempuh jadi lebih lama,” kata Ridwan, warga Kota Bekasi menanggapi larangan tersebut kepada posbekasi.com, Kamis 10 Agustus 2017.

Ridwan langsung memprotes usulan tersebut yang tidak hanya menyulitkan bagi pemotor tetapi juga dinilai sebagai bentuk diskriminasi terhadap orang yang tidak memiliki kenderaan roda empat.

“Ini diskriminasi, pada orang yang tidak mampu membeli mobil. Kami hanya bisa beli mtor, lalu tidak boleh melintasi jalan itu. Itukan diskriminasi,” ucapnya.

Diakuinya, kaum miskin terus terpinggirkan oleh kebijakan-kebijakan yang lebih memihak pada kepentingan orang-orang berduit.

“Sama saja dengan meminggirkan kaum miskin. Bagi warga miskin terus terpinggiran dengan kebijakan pemerintah yang lebih mementingkan mereka yang berduit,” ujarnya.[GHA]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *