Ratusan Buruh Tuntut PT PBL Kembali Pekerjakan Mereka

Aparat kepolisian mengamankan rute yang dilalui ratusan buruh yang berunjuk rasa menuntut PT PBL untuk kembali mempekerjakan mereka, Kamis 3 Agutus 2017.[ZAI]

POSBEKASI.COM, CIKARANG – Ratusan karyawan PT.Padama Bahtera Labelindo (PBL) yang diputus hubungan kerja menuntut kembali dipekerjakan dengan upah sesuai undang-undang yang berlaku.

Ratusan pekerja tersebut mendatangi PT PBL Kawasan Industri Gobel, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, juga menuntut status pekerja dari Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) menjadi karyawan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), Kamis 3 Agustus 2017.

Aksi ratusan buruh yang dikawal puluhan apart kepolisiana gabungan Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang Barat, dan Polsek Setu.

“Kita amankan jalan aksi sejak para pekerja bergerak dari Rumah Buruh menuju pabrik tempat mereka bekerja,” kata Kasi Humas Polsek Setu, Aiptu Parjiman yang juga turut terjun mengamankan aksi buruh.

Sebelum bergerak ke PT PBL, ratusan buruh berkumpul di Rumah Buruh, Jembatan Buntu, Kawasan Ejip, Kecamatan Cikarang Selatan.

“Dari Rumah Buruh para pekerja melalui rute Jalan Raya Kawasan Delta Silicon I – Jalan Raya Tegal Gede – Raya Infeksi Kalimalang kemudian berunjuk rasa di depan PT PBL,” terang Aiptu Parjiman.

Dalam tuntutannya, pekerja juga meminta perusahaan mengikut sertakan seluruh karyawan menjadi peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk jam kerja sesuai dengan peraturan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003.

Koordinator lapangan (Korlap) Amir Mahmud memimpin 300 pekerja berunjuk rasa itu meminta perusahaan yang memproduksi karton tersebut memberikan hak kebebasan berserikat sesuai UU 21 tahun 2000.

“Kami juga menuntut dibangunnya dan memberikan sarana tempat ibadah (masjid/mushola), memberikan tempat atau ruang kesekretariata pimpinan unit kerja (PUK), dan adanya perundingan antar pihak perusahaan dengan PUK untuk membentuk perjanjian kerja bersama (PKB), serta COS (check of system) melalui pemotongan upah dibagian payroll,” kata Amir.[ZAI]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *