DPRD Proses Lokalisasi Se’er jadi Pusat Kuliner Karawang

Dedi Rustandi,SE.[IST]

POSBEKASI.COM, KARAWANG – Wakil Ketua Komisi C yang membidangi pembangunan, DPRD Kabupaten Karawang, Dedi Rustandi,SE, mengungkapkan keprihatinannya terkait lokalisasi pinggir rel “Se’er” masih pedes-pedes cabe.

“Terkait lokalisasi Se’er, kemaren-kemaren juga dilakukan penertiban seperti biasa di bulan Ramadhan sedikit efektif tapi setelah lebaran balik beraktifitas lagi, ini seperti pedes cabe,” kata Dedi saat dikonfirmasi Posbekasi.com, Kamis 1 Juni 2017.

Menurut anggota Fraksi PPP ini, DPRD telah memproses kawasan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) yang bila malam hari dipenuhi pekerja seks komersial (PSK) sebagai tempat atau lokasi pusat jajanan/kuliner khas Karawang.

“Kita sudah melakukan proses perubahan daerah Se”er menjadi tempat kuliner yang akan menjadi pusat makanan khas Karawang, perubahan ini akan diajukan ke Pemkab Karawang,” terangnya.

Tapi Dedi, proses pembahasan lokalisasi Se’er menjadi tempat kuliner masih terganjal dari PJKA sebagai pemilik lahan.

“Sebenarnya ini masalah yang mudah, tapi dari tahun ke tahun tidak tuntas karena tidak adanya kesamaan visi antara Pemkab sebagai pengelola pusat kuliner dengan PJKA sebagai pemilik lahan,” terangnya.

Untuk itu, Komisi C yang tengah menggodok agar lahan yang malam hari menjadi tempat penyakit masyarakat diubah menjadi pusat perekonomian rakyat yang menjual makanan khas atau oleh-oleh Karawang.

“Nantinya pedagang kuliner kita prioritaskan pedagang  kecil, UMKM, dan pedagang rumahan hingga membantu ekonomi kerakyatan sekaligus Pemkab mendapatkan pajak dari konstribusi sewa kios atau toko maupun distribusi parkir dan lainnya,” terang Dedi.

Tentu saja kata Dedi, perubahan tersebut dapat menambah keindahan Kota Karawang baik siang maupun malam hari serta tertatanya kota yang mendukung go green sehingga lokalisasi tersebut hilang benaran tidak seperti pedes cabe.

“Saya kira, kali ini Pemkab dan PJKA akan lebih bersinergi dan dapat mewujudkannya demi bangkitnya ekonomi akar rumput dan tata kota serta promosi akan kuliner Karawang bisa menjadi terkenal di Nusantara,” ucapnya.[SOF]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *