Dua Kampung Gelar “Pesta Rakyat” Lebaran

Waka Polsek Setu Iptu H Yamin dan Kepala Desa Burangkeng, Nemin bin H Sain saat memegang ular didampingi seorang pawang ular.[IDH]

Waka Polsek Setu Iptu H Yamin dan Kepala Desa Burangkeng, Nemin bin H Sain saat memegang ular didampingi seorang pawang ular.[IDH]

POSBEKASI.COM – Hari Raya Idul Fitri 1437 H sudah memasuki hari ke 6, namun kegiatan masyarakat seusai mudik lebaran masih berlangsung dengan mengunjungi sanak keluarga dna tetangga ditempat tinggal masing-masing.

Halnya warga Kampung Cinyosog RT01/01, Desa Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, sambil bersilaturahmi menggelar hiburan nabuh bedug. Bekerjasama dengan warga tetangga di Kampung Buaran, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, membuat suasana gembira.

Hiburan rakyat yang di gelar itu langsung dihadiri Waka Polsek Setu Iptu H Yamin, Kanit Intel Aiptu Suroso,SH, dan beberapa anggota polisi berpakaian preman, Rabu (12/7/2016).

Kepala Desa Burangkeng, Nemin, saat memegang ular didampingi seorang pawang ular.[IDH]

Kepala Desa Burangkeng, Nemin, saat memegang ular didampingi seorang pawang ular.[IDH]

“Adu tabuh bedug ini sudah berjalan turun temurun dari nenek moyang warga Cinyosog Desa Burangkeng,” kata tokoh kesenian Topeng Betawi, Arim Wijaya.

Arim yang juga ketua penyelenggara hiburan rakyat Nabuh Bedug itu sangat diminati para warga mulai dari orang tua sampai anak-anak.

Menurut Arim, tujuan diadakan hiburan rakyat tersebut guna memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1437 H sekaligus bersilaturahmi antara warga Kampung Cinyosog dengan Kampung Pabuaran yang merupakan masyarakat pecinta seni tradisional seperti Topeng, Jaipongan dan Wayang Kulit Betawi.

Atrasik dari pawang ular.[IDH]

Atrasik dari pawang ular.[IDH]

Kesenian topeng, jaipong, tabuh bedug, juga di gelar atraksi pawang ular sanca dan buaya, hingga suasana semakin ramai dan gembira.

Kepala Desa Burangkeng, Nemin bin H Sain, mengatakan masyarakat Burangkeng khususnya Setu menyenangi hiburan nabuh bedug, bunyikan petasan dari karbit, wayang kulit serta kesenian topeng sebagai salah satu melestarikan kesenian tradisional Betawi.

Sementara, Waka Polsek Setu Iptu H Yamin yang hadir ditengah acara tersebut berpesan agar tetap menjaga kamtibmas dalam tiap penyelenggaraan kegiatan sehingga acara tetap dapat berlangsung dengan baik.[IDH]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *